Pemkot Solo Razia Belasan Pedagang Bermobil

Pythag Kurniati    •    Kamis, 06 Oct 2016 17:23 WIB
razia pkl
Pemkot Solo Razia Belasan Pedagang Bermobil
Razia penertiban pedagang bermobil di Alun-alun Utara, Kota Solo, Jateng, Kamis (06/10/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Petugas Satpol PP bersama Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) dan UPTD Perparkiran Dishubkominfo menjaring 12 pedagang yang berjualan menggunakan mobil di area parkir Alun-alun Utara Kota Solo, Jawa Tengah.

Tim gabungan juga menyita ratusan barang dagangan. "Supaya mereka mau datang ke Kantor Satpol PP untuk mengambil barang dan sekaligus kita berikan pembinaan," ungkap Kepala Satpol PP Kota Solo, Sutardjo, Kamis (06/10/2016).

Sutardjo mengatakan kebanyakan pedagang justru berasal dari luar Kota Solo seperti Kudus, Jepara, dan Pekalongan. Mereka biasanya menggelar lapak mobilnya di area taman parkir Pasar Cinderamata, pasar darurat Klewer, sepanjang Jalan Paku Buwono, dan parkir Masjid Agung Solo.

Pedagang bermobil biasanya menggelar dagangan setiap Senin dan Kamis. Meski berulangkali diperingatkan, pedagang tetap nekat.

Selain menyita ratusan dagangan, personel UPTD Perparkiran Dishubkominfo juga menggembok mobil para pedagang. Lantarannya, mereka menyalahi aturan perparkiran.

Kepala DPP Kota Solo Subagiyo mengungkapkan keberadaan pedagang bermobil sering dikeluhkan pedagang Pasar Klewer. "Keluhannya omzet menurun karena adanya pedagang bermobil di kawasan larangan," ujar dia.

Subagiyo menjelaskan para pedagang bermobil sebenarnya telah dipersilakan berjualan di Pasar Pucangsawit, Jebres. Namun mereka masih saja nekat berjualan di lokasi-lokasi yang dilarang.

"Kalau masih nekat bisa dijerat tipiring. Kami tidak main-main dalam upaya penertiban ini," tutupnya.


(SAN)