Besok, Presiden Lantik Gubernur Yogyakarta

Patricia Vicka    •    Senin, 09 Oct 2017 19:54 WIB
pelantikan gubernur
Besok, Presiden Lantik Gubernur Yogyakarta
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Pakualam X dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2017-2022 di Istana Negara, besok. Keduanya diangkat sumpah sepekan lebih cepat dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.
 
Sekretaris Daerah Pemda DIY Gatot Saptadi membenarkan hal ini. “Iya. Saya ditelepon langsung sama  Protokoler Istana kalau pelantikan jadinya besok jam 16.00 di Istana Jakarta,” kata Gatot melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Senin 9 Oktober 2017.
 
Pemberitahuan ini mendadak. Sebab, pagi tadi Dirjen Otonomi Daerah Sony Sumarsono yang menyambangi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan pelantikan keduanya akan dilakukan 16 Oktober dibarengi dengan pelantikan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
 
Gatot melanjutkan, Gubernur DIY beserta rombongan direncanakan terbang ke Jakarta besok pagi. Akibat mendadak, ada sejumlah rombongan undangan yang diperkirakan tak bisa menghadiri pelantikan. 

Namun istri Gubernur dan Wakil Gubernur serta pimpinan DPRD DIY akan diprioritaskan datang ke pelantikan. Hingga kini Pemda DIY belum mendapatkan surat resmi pelantikan. Ia masih terus akan menunggu kabar selanjutnya dari pemerintah pusat. 

“Kami menyerahkan semuanya ke pemerintah pusat yang punya gawean. Kalau sekarang saya sedang mempersiapkan untuk pelantikan besok,” kata Gatot.
 
Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto mengapresiasi percepatan waktu pelantikan itu. Ia menilai lebih baik Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dilantik tepat diakhir masa jabatannya ketimbang menunjuk pelaksana tugas (PLT) karena menunggu 16 Oktober.  

“Walau terburu- buru, pelantikan besok lebih bagus daripada tanggal 16. Semoga besok lanncar,” ucap Inung, sapaan sehari-harinya.

Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY berakhir pada 10 Oktober 2017. Sesuai dengan keistimewaan DIY, keduanya telah disahkan kembali oleh DPRD DIY sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2017-2022 beberapa bulan lalu.

 


(ALB)