Lagu-lagu Perjuangan Mengalun di Warung Makan Pinggir Jalan

Patricia Vicka    •    Jumat, 10 Nov 2017 19:04 WIB
hari pahlawan
Lagu-lagu Perjuangan Mengalun di Warung Makan Pinggir Jalan
Suasana di depan warung makan yang memutarkan lagu-lagu perjuangan di Hari Pahlawan di Yogyakarta, Jumat 10 November 2017, MTVN - Vicka

Yogyakarta: Pemilik warung makan di Yogyakarta memiliki cara unik memperingati Hari Pahlawan yang bertepatan pada Jumat 10 November 2017. Yaitu menetapkan harga Rp2.000 untuk semua makanan di warungnya.

Adalah Anton Sujarwo, pemilik warung makan kaki lima di wilayah Bintaran Kota Yogyakarta. Ia menetapkan harga terbilang murah sehingga pembeli bisa makan sepuasnya.

"Tapi syaratnya makan di warung dan tak boleh dibawa pulang," ujar Anton ditemui ti warungnya di Depan Sasmitaloka Jenderal Besar Soedirman, Jalan Bintaran, Kota Yogyakarta.

Keunikan lain yaitu Anton memutar lagu-lagu perjuangan di warungnya. Menurut Anton, cara itu untuk membangkitkan semangat perjuangan.

"Silakan bebas pilih mau ambil lauk, sayur dan nasi sebanyak apapun harga tetap Rp2 ribu. Mau nambah lagi juga boleh. mau orang kaya atau tidak mampu sama saja," tutur Anton di warung miliknya, Jumat 10 November 2017.

Anton menetapkan harga Rp2ribu selama dua hari. Mulai Jumat-Sabtu, 10-11 November 2017. Dalam sehari, ia menyiapkan 200 porsi makanan. "Jumlah ini saya perbanyak dibanding hari biasa. Khusus untuk memperingati hari pahlawan. Besok juga saya siapkan 200 porsi,"katanya.

Beragam sayur dan lauk pauk ia hidangkan di warungnya. sayuran yang ada diantaranya sayur lombok tempe, sayur bayem, sop dan sayur terong. Sementara lauknya ada bakwan, tahu goreng, tempe goreng dan telur. Puas makan, pengunjung akan dipuaskan dengan minuman teh dan jeruk.

Ia menjelaskan diskon makanan ini dilakukan sebagai bentuk kegiatan berbagi kepada sesama. Sekaligus menumbuhkan kembali ingatan generasi muda akan perjuangan para pahlawan. ia bekerjasama  dengan gerakan Sungguh Cinta Indonesia untuk mengadakan kegiatan  makan murah ini.

Ide kreatif ini disambut antusias warga Yogyakarta. Mereka datang untuk mencicipi makanan diwarungnya. Pantauan Metrotvnews.com beberapa motor tampak memenuhi depan PKL Anton. 


(RRN)