Kenaikan Gaji Anggota DPRD Kota Yogyakarta Tertunda

Ahmad Mustaqim    •    Kamis, 05 Oct 2017 17:36 WIB
dprd
Kenaikan Gaji Anggota DPRD Kota Yogyakarta Tertunda
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Kenaikan gaji anggota DPRD Kota Yogyakarta dipastikan tertunda. Kenaikan gaji yang semestinya berjalan mulai September lalu tertunda, karena rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan yang masih dievaluasi.

Sekretaris DPRD Kota Yogyakarta Prima Hastawan mengatakan, saat ini Raperda masih dievaluasi Gubernur DIY. "Kemungkinan, gajinya dirapel pada pertengahan Oktober," kata dia di Yogyakarta, Kamis 5 Oktober 2017.

Prima menjelaskan, evalusi Raperda APBD Perubahan diperkirakan tak memengaruhi nominal kenaikan gaji anggota dewan. Kenaikan gaji mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD dan Raperda Kota Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2017.

Adapun kenaikan gaji 40 anggota DPRD Kota Yogyakarta rata-rata pada angka Rp33,6 juta, dari sebelumnya sebesar Rp21,2 juta. Anggaran untuk memenuhi kenaikan gaji anggota dewan itu diambil dari APBD Perubahan sebesar Rp3,6 miliar selama September-Desember.

Dengan demikian, Pemkot Yogyakarta harus menganggarkan Rp11,8 miliar untuk gaji anggota dewan dari APBD 2018. "Jadi, gajinya sudah sesuai PP," ungkapnya.

Menurut Prima, mobil dinas operasional DPRD juga sudah tak boleh dibawa pulang sejak September. Mobil dinas hanya boleh dipakai untuk tugas kedinasan alat kelengkapan dewan.

Sementara itu, pimpinan dewan tetap memperoleh fasilitas mobil dinas sebagai tunjangan jabatan dan tak memperoleh tunjangan transportasi. Adapun besaran tunjangan transportasi sebesar Rp7,9 juta per bulan.

Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Pemda DIY Dewa Isnu Broto menerangkan, Raperda APBD Perubahan Kota Yogyakarta masih dalam kajian Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) DIY. Surat Keputusan persetujuan kenaikan gaji bisa keluar jika sudah melewati kajian lembaga itu.


(NIN)