Bukan Petasan, Gong Meriahkan Malam Tahun Baru di Surakarta

Pythag Kurniati    •    Jumat, 22 Dec 2017 11:39 WIB
tahun baru
Bukan Petasan, Gong Meriahkan Malam Tahun Baru di Surakarta
Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo (kanan) dan Wali Kota Surakarta Fx Hadi Rudyatmo (kiri), Kamis, 21 Desember 2017, Mecom.id - Pythag Kurniati

Solo: Masyarakat Kota Solo, Jawa Tengah, diminta tak menyalakan petasan dan kembang api di malam pergantian tahun. Wali Kota Surakarta Fx Hadi Rudyatmo atau Rudy menegaskan permintaan itu melalui surat edaran.

"Isi surat, meminta malam pergantian tahun tak ada pesta kembang api atau petasan," terang Rudy menjelaskan isi surat edaran tersebut, Kamis, 21 Desember 2017.

Menurut Rudy, keputusan itu bertujuan menciptakan kondisi yang aman dan nyaman di Solo. Terutama, saat malam pergantian tahun, hiruk pikuk masyarakat tak mengganggu keamanan.

Kapolres Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo menindaklanjuti surat edaran tersebut. Ia memerintahkan anak buahnya mengawasi peredaran petasan dan tahun baru di Surakarta.

"Razia kami lakukan. Kami akan cek toko dan penyalur petasan dan kembang api. Bila menemukan, kami akan menyita," kata Kapolres.

Salah satu kegiatan di malam pergantian tahun 2017-2018 di Solo yaitu gelaran Solo Car Free Night (SCFN). Meski tak ada pesta kembang api dan petasan, Kepala Dinas Pariwisata Basuki Anggoro Hexa menjamin kemeriahan tetap terasa di malam Tahun Baru.

"Pada saat pergantian tahun, tidak menyalakan petasan tapi menabuh 75 gong yang ditata berjajar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi," ujar Basuki.

Selain itu, pemerintah kota juga menggelar doa bersama seluruh perwakilan pemuka agama di Kota Solo saat detik pergantian tahun. "Jadi Tahun Baru dirayakan dengan harapan agar lebih baik di tahun mendatang, bukan dengan hura-hura," pungkasnya.


(RRN)