80 Sumur PDAM Mengalami Penurunan Debit Air

Rhobi Shani    •    Senin, 11 Sep 2017 14:18 WIB
kemarau dan kekeringan
80 Sumur PDAM Mengalami Penurunan Debit Air
ilustrasi Metrotvnews.com

Merotvnews.com, Jepara: Sebanyak 80 sumur tanah yang dimiliki PDAM Jepara tak mampu memenuhi kebutuhan air bersih semua pelanggan. Pelanggan PDAM di Desa Kedungmalang dan Kelurahan Bulu terpaksa dipasok air bersih.
 
Direktur PDAM Prabowo menyampaikan, droping air kepada pelanggan berdasar permintaan pelanggan. Pasalnya, suplai air dari pipa PDAM tak lancar. Dalam sehari, PDAM memasok air bersih dengan truk tangki sebanyak dua kali.
 
“Misalnya, satu sumur mengalami penurunan debit air 1 liter/detik, berarti kami mengalami penurunan pasokan air 80 liter/perdetik. Kondisi ini jelas mempengaruhi distribusi ke pelanggan,” ujar Prabowo, Senin 11 September 2017.
 
Prabowo bilang, sosulisi jangka panjang saat musim kemarau tiba dalah dengan memanfaatkan air permukaan. Saat ini, PDAM Jepara terus mengebut pembuatan Embung Kalimati di Kelurahan Bapangan.
 
“Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa beroperasi dan bisa jadi solusi saat musim kemarau seperti saat ini,” kata Prabowo.
 
Selain di Desa Kedungmalang dan Kelurahan Bulu, tersendatnya pasokan air pipa PDAM juga dirasakan pelanggan warga Desa Kalianyar. Ketua RT03 RW01 desa setempat, Ngateman mengungkapkan, sejak dua bulan terakhir pasokan air PDAM tak lancar. Dalam 24 jam, air pipa PDAM hanya mengalir selama dua jam.
 
“Airnya kecil. Keluarnya tengah malam,” ungkap Ngateman.
 
Lantaran aliran air PDAM kecil, Ngateman melanjutkan, air dari pipa PDAM tak dapat disalurkan ke bak di rumah-rumah warga. Untuk mendapatkan air dari pipa PDAM, warga terpaksa merusak instalasi pipa PDAM.
 
“Pipa dipotong, terus dibuatkan kolam di bawahnya. Airnya ditampung di ember baru disimpan di bak,” ucap Ngateman.


(ALB)