Pemerintah akan Bantu Pembangunan Ponpes An-Najah Sragen

Pythag Kurniati    •    Minggu, 15 Jul 2018 07:18 WIB
pembangunanpesantren
Pemerintah akan Bantu Pembangunan Ponpes An-Najah Sragen
Presiden Jokowi saat menghadiri khataman dan haul di Ponpes An-Najah, Sragen, Sabtu malam, 14 Juli 2018. Foto: Pythag Kurniati/Medcom.id

Sragen: Pemerintah akan membantu pembangunan Pondok Pesantren An-Najah di Gondang, Sragen, Jawa Tengah. Hal itu diputuskan menyusul adanya informasi dari pengelola mengenai kondisi pondok pesantren.

Pengasuh Pondok Pesantren An-Najah, Gondang, Sragen KH. Minanul Aziz Syathori mengatakan Ponpes An-Najah berdiri pada 1960. Bermula dari sebuah musala kecil dan kini kompleks tersebut telah berkembang. Awalnya, didirikan Madrasah Aliyah, disusul SMK dan SMP An-Najah. 

"Pendidikan formal umum SMP, SMK dan MA An-Najah. Sedangkan formal agama yakni Madrasah Diniyah Ibtidaiyah tingkat dasar, Madrasah Diniyah Tsanawiyah tingkat menengah dan Madrasah Diniyah Aliyah tingkat atas," kata Minanul, Sabtu malam, 14 Juli 2018.

Minanul Aziz menjelaskan hingga saat ini siswa yang menimba ilmu di tingkat SMP, SMK dan MA sebanyak 650 orang. Namun baru 20 persen yang tertampung di asrama.

"Karena memang tempatnya belum memadai. Kami minta maaf belum bisa memberikan fasilitas yang baik," ujar dia.

Pengelola mengibaratkan hal tersebut dengan sangkar dan burung. Ibarat sudah ada burung namun sangkar belum tersedia.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo memastikan urusan asrama menjadi tugas pemerintah. Ia akan memerintahkan jajarannya untuk membangun Pondok Pesantren An Najah. 

"Pak Kiai, bagian sangkar itu bagian saya," ucap Jokowi.

Ia memastikan akan menerjunkan tim dalam waktu dekat untuk mempersiapkan pembangunan itu. "Minggu depan akan datang tim ke sini untuk mengecek lahannya," kata Jokowi disusul tepuk tangan para santri dan santriwati. 



(AZF)