Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Yogya Naik 100%

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 15 Aug 2017 16:13 WIB
dprd
Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Yogya Naik 100%
Gedung DPRD Kota Yogyakarta. (MTVN-Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pendapatan anggota DPRD Kota Yogyakarta dipastikan melonjak. Rencana kenaikan gaji itu hampir final. Nominalnya sudah dibahas DPRD dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Hasilnya, kenaikan gaji para wakil rakyat di Kota Yogyakarta itu dua kali lipat dibanding gaji sebelumnya. Kenaikan gaji sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD). 

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Yogyakarta, Prima Hastawan, menjelaskan kenaikan gaji berlaku bagi 40 anggota DPRD. Kenaikan variatif menyesuaikan jabatan. Besarannya berkisar 100 persen.

Jabatan Ketua DPRD bakal mendapat gaji Rp24,3 juta per bulan, semula Rp12,5 juta. Sedangkan gaji wakil ketua DPRD sebesar Rp23,2 juta dari semula 11,3 juta tiap bulan. Sementara itu, 37 anggota DPRD, masing-masing akan mendapat Rp22,9 juta dari sebelumnya Rp11,1 juta tiap bulan.

"Jumlah tersebut belum kena potongan pajak penghasilan," kata Prima di DPRD Kota Yogyakarta, Selasa, 15 Agustus 2017. 

Tak hanya gaji, tunjangan komunikasi juga ikut naik drastis. Dari yang sebelumnya Rp6,3 juta per bulan menjadi Rp14,7 juta. Kegiatan reses anggota dewan, dari yang semula tak digaji kini digaji sebesar Rp14,7 juta tiap kegiatan. Biaya kegiatan di lapangan pun masih ditanggung oleh keuangan yang dikelola Sekretaris DPRD. Nilainya, Rp22,5 juta untuk enam hari per orang sekali reses. 

"Untuk makan minum dan sewa tempat. Ini (biaya kegiatan) dikelola sekretariat dewan," ujarnya. 

Prima menambahkan, kenaikan beberapa komponen itu masih menunggu aturan turunan dari PP Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD melalui peraturan wali kota. Peraturan wali kota itu nantinya akan menggantikan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2007 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota DPRD.

Kepala BPKAD Kota Yogyakarta, Kadri Renggono menuturkan penambahan tunjangan untuk 40 anggota DPRD Kota Yogyakarta selama empat bulan sampai Desember 2017 sekitar Rp3,6 miliar. Sedangkan, tunjangan anggaran untuk gaji anggota DPRD tiap tahun diperkirakan sebesar Rp32 miliar. Naiknya tunjangan tersebut membuat APBD harus mengeluarkan tambahan Rp11,8 miliar.

“Kami akan mengevaluasi sejumlah program yang dipangkas saat pembahasan APBD Perubahan,” ujar dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, M. Ali Fahmi berujar kenaikkan tunjangan tidak membebani APBD. Menurut dia, anggaran bisa diambilkan dari pos-pos kegiatan yang terlaksana dan masih menyisakan dana.


(SAN)