Dua RS Tipe D di Jepara Siap Layani Pasien BPJS

Rhobi Shani    •    Selasa, 09 Oct 2018 19:25 WIB
bpjs kesehatan
Dua RS Tipe D di Jepara Siap Layani Pasien BPJS
Logo BPJS Keehatan, dok: istimewa

Jepara: Dua rumah sakit tipe D di Jepara, Jawa Tengah, bersiap menyambut pasien rujukan pasien peserta BPJS Kesehatan. Sesuai aturan BPJS Kesehatan, rumah sakit tipe D merupakan fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat kedua yang menjadi rujukan bila puskesmas maupun klinik tak dapat menangani pasien.
 
Dua rumah sakit itu yaitu RS Graha Husada dan RS PKU Muhammadiyah. Sementara tiga rumah sakit lain yang beroperasi di Jepara termasuk tipe B.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mundrikatun, menyampaikan dua rumah sakit tipe D itu sudah lulus akreditasi. Peralatan dan kualitas tenaga medis pun sesuai standar rumah sakit tipe D.
 
"Standarnya itu, misal adanya dokter spesialis," ungkap Mundrikatun di Jepara, Selasa, 9 Oktober 2018.
 
Sementara itu sebanyak empat RS tipe D dan tiga RS tipe D di Grobogan menjadi rujukan untuk pasien BPJS Kesehatan. Sehingga warga tak perlu khawatir untuk menemukan rumah sakit rujukan.
 
Bahkan, kata Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kudus, Dody Pamungkas, warga Jepara yang tak tertangani di rumah sakit setempat dapat dirujuk ke Kudus. Pertimbangannya yaitu pasien dalam kondisi darurat.
 
“Misalnya peserta dari Jepara mengalami kondisi darurat maka bisa langsung masuk UGD di Kudus,” terang Dody.
 
Dody menambahkan, adanya aturan baru rujukan ke RS tipe D itu untuk menekan antrean dan klaim rumah sakit. Sebab, tarif di RS tipe D, C, dan B berbeda.
 
“Pada dasarnya kompetensi rumah sakit tipe D, C, dan B sama. Hanya kami tidak bisa mengatur tarif, tapi kami bisa melakukan pengendalian. Itu sebabnya kenapa harus dirujuk ke tipe D,” tandas Dody.


(RRN)