Fasilitas Umum untuk Penyandang Disabilitas Masih Minim

Patricia Vicka    •    Selasa, 18 Oct 2016 11:31 WIB
penyandang disabilitas
Fasilitas Umum untuk Penyandang Disabilitas Masih Minim
Suprihatin dan Raihan menunggu pemeriksaan gratis bagi kaum difabel Selasa (18/10/2016). (Foto: Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Penyandang disabilitas mengeluhkan minimnya fasilitas umum dan fasilitas kesehatan yang ramah difabel di Kabupaten Sleman, DIY.

Raihan Gemaraha Nur Ikhsan (7), penyandang disabilitas yang tak bisa berjalan mengaku sering mengalami kesulitan ketika hendak menggunakan toilet. Pasalnya, sangat jarang ada toilet yang khusus digunakan untuk penyandang dicabilitas.

"Anak saya kalau di tempat umum sulit untuk buang air besar karena dia pakai kursi roda dan tidak ada jalurnya," ujar sang ibu, Suprihatin, di Jamkesus RS UGM Yogyakarta, Selasa (18/10/2016).

Wakil Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sleman Doddy Kaleri menilai, fasilitas kesehatan dan umum di lingkungan Pemda Sleman sudah cukup ramah bagi disabilitas. Sayangnya faskes dan fasum di pemerintah desa masih belum mudah dijangkau. 

"Perlu ada sinergi dan komunikasi lagi antara Pemkab dengan Pemdes untuk membangun fasilitas ramah difabel hingga tingkat desa," tegasnya. 

Ia juga berharap agar pemerintah menyediakan lebih banyak alat bantu untuk penyandang disabilitas. "Bantuan alat kesehatan dari Jamkesus Pemda DIY seperti ini sangat membantu kami," katanya. 

Berdasarkan data PPID, ada sekitar 6700 kaum difabel di Kabupaten Sleman, sebagian besar menderita kelainan mental (tuna daksa) disusul dengan gangguan tulang seperti polio, lumpuh layu dan patah tulang. Kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga tak mampu. 

Pemkab Sleman telah memiliki Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2001 tentang penyediaan fasilitas pada bangunan umum dan lingkungan bagi difabel yang didalamnya antara lain berisi ketentuan bahwa tiap bangunan wajib melengkapi fasilitas bagi difabel. Bangunan yang baru dibangun wajib memenuhi teknis penyediaan fasilitas untuk kaum difabel.


(MEL)