81 Warga Terdampak Bandara Inginkan Lahan Pakualaman

Patricia Vicka    •    Jumat, 11 Nov 2016 13:16 WIB
bandara
81 Warga Terdampak Bandara Inginkan Lahan Pakualaman
Masterplan New International Yogyakarta Airport. (Metrotvnews.com/Bpmpt.kulonprogokab.go.id)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemerintah Kabupaten Kulon Progo tengah mengkalkulasi jumlah mampu terdampak bandara yang akan direlokasi ke Pakualaman Ground (PAG).

Hanya warga kurang mampu saja yang diprioritaskan untuk mendapatkan PAG dengan sistem magersari (pinjam pakai). PAG merupakan tanah milik Puro Pakualam.

Baca: Kulon Progo Siapkan 194 Ribu Meter Persegi Lahan Relokasi

Penjabat Bupati Kulon Progo Budiantono menjelaskan sudah membuka pendaftaran relokasi magersari minggu lalu. Sudah ada 81 kepala keluarga warga terdampak bandara yang mendaftarkan diri.

"Pemkab siapkan dua skema relokasi yakni relokasi mandiri dan relokasi ke PAG dengan sistem magersari. Kemarin, ada 81 KK yang daftar. Tapi enggak semuanya diterima," katanya, Jumat (11/11/2016).

Wilayah PAG yang akan dipinjam untuk relokasi berada di Kaligintung dan Kulur, keduanya di Kecamatan Temon. Budi menambahkan, pekan depan Pemkab Kulon Progo akan mengumumkan jumlah warga yang bisa mendapatkan PAG.

Baca: Pembayaran Ganti Rugi Lahan Bandara Masuk Tahap III

"Kami mau lihat dulu mana yang mampu beli sendiri, mana yang tidak sehingga patut diberi PAG magersari," jelasnya.

Luasan tanah yang diberikan oleh Pakualam akan disesuaikan dengan banyaknya warga yang mendapatkan tanah PAG. Disamping itu Pemkab telah menyiapkan 194 ribu tanah kas desa (TKD) untuk relokasi mandiri yang tersebar di tujuh desa terdampak bandara. 


(SAN)