Nyaris Impoten, Orang Tua Anak Korban Bully Tempuh Jalur Hukum

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 09 Nov 2016 19:36 WIB
kekerasan anak
Nyaris Impoten, Orang Tua Anak Korban <i>Bully</i> Tempuh Jalur Hukum
Ulu Alan Surengga menunjukkan dokumen hasil pemeriksaan dokter. Foto: Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Orang tua JAT, anak yang diduga mengalami tindak kekerasan di sekolah, mempertimbangkan menempuh jalur hukum. Hal itu terjadi setelah bocah 8 tahun ini harus menjalani operasi alat vitalnya di RS Panti Rapih akhir Oktober lalu.

Ulu Alan Surengga, ayah JAT, mengungkapkan anaknya mengalami luka di bagian dalam saluran alat vitalnya. "Dokter bilang, sakit yang dialami anak saya itu luar biasa," kata Alan saat berada di Kantor Jogja Police Watch (JPW), Rabu (9/11/2016).

Alan mengatakan sempat mendatangi kepolisian. Namun, saat itu belum dibuatkan laporan dan baru berbicara soal kejadian yang dialami JAT di Madrasah Ibtidaiyah Al Kautsar.

Juru bicara JPW, Baharudin Kamba, mengutarakan akan membantu keluarga Alan dalam kasus yang dialami anaknya. Apalagi saat ini JAT trauma untuk pergi ke sekolah.

"JPW akan mengawal kasus ini hingga selesai. Proses hukum akan kami ambil dengan UU Perlindungan Anak. Laporan baru disusun," ujar Baharudin.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Alkautsar, Sholikah Mukminah, mengatakan sekolahnya sempat didatangi sejumlah anggota kepolisian beberapa waktu lalu. Ia menyebut, polisi menanyakan seputar peristiwa yang dialami siswa berinisial JAT.

"Polisinya nanya-nanya waktu itu," ujarnya melalui sambungan telepon. Kendati demikian, ia masih enggan komentar apabila permasalahan itu ditempuh lewat jalur hukum.

JAT diduga mendapat tindak kekerasan oleh temannya di sekolah. Akibatnya, bocah berusia 8 tahun ini harus menjalani operasi alat vital pada 31 Oktober di RS Panti Rapih. Dokter menyebutkan JAT sempat mengalami luka di saluran alat vital dan hampir menderita impoten.


(UWA)