Liburan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018

Dishub Siapkan Kantong Parkir Tambahan di Kawasan Malioboro

Patricia Vicka    •    Rabu, 20 Dec 2017 15:48 WIB
natal dan tahun baru
Dishub Siapkan Kantong Parkir Tambahan di Kawasan Malioboro
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Yogyakarta: Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menyiapkan beberapa kantong parkir tambahan di sekitar kawasan Malioboro. Kantong parkir berkapasitas 840-900 mobil dan 5.720 motor ini bisa digunakan pelancong memarkirkan kendaraan yang berlibur di kawasan legendaris ini.

Kantong parkir tambahan berada di fedung bekas kampus UPN Veteran Yogyakarta di Jalan Ketandan, Ramai Mall di jalan Pabringan, parkir Pasar Beringharjo, parkir Bong Suwung di dekat Stasiun Tugu Yogyakarta, parkiran Sriwedari di dekat Taman Pintar titik nol dan sepanjang sirip-sirip gang kawasan Malioboro.

“Selain itu masih ada juga tempat parkir biasa seperti di Lapangan Abu Bakar Ali (ABA) yang didekat Stasiun Tugu, Parkiran Senopati titik nol, Mall Malioboro dan parkiran Ngabean,” kata Kepala Bidang Lalu lintas Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Golkari Made Yulianto di Yogyakarta, Rabu, 20 Desember 2017.

Kantong parkir gedung bekas UPN mampu menampung 150 mobil, Bong suwung (170 mobil), Jalan Senopati (30 mobil), Jalan Suryaatmajan (50-60 buah), Parkiran Timur dan Selatan Pasar Beringharjo (100 mobil) dan sekitar Ramai Mall (30-50 mobil).

“Parkiran ABA juga juga bisa menampung 30-50 mobil, Jalan pabringan dan jalan Ahmad Yani sekitar 200 mobil, Taman Sriwedari sekitar 50 mobil dan parkiran Senopati dengan kapasitas 30 mobil,” jelasnya.

Untuk kendaraan roda dua, tempat parkir lebih banyak di parkiran ABA yang menampung 2800an motor, Ex UPN (520 motor), Parkiran Bong Suwung (450 motor), Parkiran Beringharjo (1000 motor), Sriwedari (150 motor), Ngabean (400 motor), Ramai Mall (200 Motor) dan Jalan Ahmad Yani (200 motor).

Jika masih belum mencukup, Dishub akan mengalihkan parkiran di luar kawasan Malioboro. Dishub Yogyakarta melarang pengelola hotel di sekitar kawasan Malioboro untuk memarkirkan kendaraan para tamu di pinggir jalan. Hal ini untuk mengurangi kemacetan selama liburan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

“Kendaraan tamu hotel ya parkir di dalam parkiran hotel. Bukan di pinggir jalan. Kalau ada yang nekat, saya tindak,” tegasnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Kota Yogyakarta Kompol Dwi Prasetyo mengatakan Bus pariwisata hanya boleh parkir di parkiran Panembahan Senopati dan Ngabean. Alternatif parkir Bus ada di Terminal Giwangan dan daerah Palem Gurih.

“Kalau ada yang parkir liar sembarangan, akan langsung saya tilang-tilang semua,”pungkasnya.

Pemerintah Kota Yogyakarta memprediksi puncak kedatangan wisatawan terjadi pada pada 23 Desember hingga 25 Desember 2017 dan dilanjutkan pada 30 Desember 2017-2 Januari 2018.



 


(SUR)