Berburu Tempat Kerja di SMK Peristek Tegal

Kuntoro Tayubi    •    Senin, 09 Oct 2017 10:19 WIB
bursa kerja
Berburu Tempat Kerja di SMK Peristek Tegal
Peserta Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK Peristek Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah saat mengikuti tes tertulis -- MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Tegal: SMK Peristek Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menggelar Bursa Kerja Khusus (BKK). Perekrutan tersebut bekerjasama dengan PT Sumiden Sintered Componen Indonesia Cikarang, Jawa Barat.

"Calon tenaga kerja mayoritas alumni dari SMK jurusan teknik," kata Ketua BKK SMK Peristek Pangkah Angga Angsori, Senin 9 Oktober 2017.

Menurut Angga, calon tenaga kerja yang datang tidak hanya dari alumni SMK Peristek Pangkah. Tapi, juga alumni SMK dan SMA di Tegal dan daerah sekitarnya, seperti Brebes, Tegal, Pemalang, dan Pekalongan. Mereka mengikuti serangkaian tes yang dilakukan pihak perusahaan, yaitu psikotes, tes tertulis, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan.

"Yang melakukan tes langsung manajer dan HRD-nya," ujarnya.

Angga menjelaskan, perekrutan calon tenaga kerja ini bukan kali pertama dilakukan di sekolahnya. Hampir setiap bulan, pihaknya selalu menggelar bursa tenaga kerja dengan perusahaan yang berbeda-beda.

Hingga saat ini, SMK yang memiliki 1.300 siswa ini sudah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan besar di Jawa Barat dan Daerah Khusus Ibukota (DKI). Antara lain PT Astra Otopart Jakarta, PT Kiyokuni Cikarang, PT Sinar Alum Sarana Karawang, PT Taci Denso Cikarang, PT Cita Indonesia Cikarang, dan PT Menara Terus Makmur (MTM) Cikarang.

"85 persen alumni dari sekolah kami langsung bekerja. Sisanya, kuliah atau melanjutkan usaha orang tua," imbuhnya.

Kepala SMK Peristek Pangkah, Mustakhidin, menambahkan, alumni sekolahnya tidak ada yang menganggur setelah pihaknya membua kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar. Seluruh siswa bisa langsung bekerja sesuai dengan jurusannya masing-masing setelah lulus sekolah.

"Di sekolah kami ada empat jurusan, yakni teknik kendaraan tingan, teknik audio video, teknik sepeda motor, dan teknik komputer jaringan," terangnya.

Selain itu, lanjut Mustakhidin, ada pelajaran ektrakurikuler, antara lain paskibra, palang merah remaja (PMR), pramuka, olah raga, pencak silat, dan rohani islam. "Setiap tahun, siswa kami selalu lulus 100 persen," pungkasnya.


(NIN)