Kejari Batang Usut Penyelewengan Dana Desa

Antara    •    Minggu, 10 Dec 2017 16:41 WIB
dana desa
Kejari Batang Usut Penyelewengan Dana Desa
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Batang: Kejaksaan Negeri Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terus mengusut kasus dugaan penyelewengan dana desa (DD) di 10 desa. Setidaknya ada 249 laporan dugaan penyelewengan dana desa masuk ke Kejari Batang.

"10 dari 249 desa yang kini telah dilaporkan bermain anggaran dana desa. Jika memang ada yang melanggar maka tentunya kami akan berikan tindakan," kata Kepala Kejari Batang, Nova Elida Saragih di Batang, Minggu, 10 Desember 2017.

Kejari Batang akan terus mengawasi penyerapan dana desa, karena ada beberapa desa yang diduga melakukan tindak penyelewengan anggaran. Dalam melakukan tugasnya, kejari akan dibantu oleh instansi lainnya seperti kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Batang.

Pengusutan kasus 10 desa yang diduga bermain dana desa juga dikebut. "Akan kami secepat mungkin untuk menindaklanjuti atas laporan penyelewengan dana desa itu," katanya.

Ia minta pada para kepala desa menggunakan dana desa sesuai dengan peruntukannya dan tidak mencoba-coba untuk memenuhi keperluan pribadinya.

Kejari Batang tidak akan berkompromi pada para pelaku tindak korupsi sebagai komitmen kejaksaan dalam hal upaya membrantas tindak korupsi. Terutama untuk dana desa yang amat bermanfaat bagi masyarakat desa.

"Karena kami berharap masyarakat dapat sadar hukum dan ikut aktif dalam aksi antikorupsi," katanya.


(SUR)