Mulai 1 Juli, Warga Penghayat Kepercayaan Dapat KTP-el Baru

Rhobi Shani    •    Kamis, 12 Apr 2018 18:58 WIB
e-ktp
Mulai 1 Juli, Warga Penghayat Kepercayaan Dapat KTP-el Baru
Proses perekaman data untuk pembuatan e-KTP di Jepara, Medcom.id - Rhobi Shani

Semarang: Warga penghayat di Indonesia sebentar lagi bisa mencantumkan identitas kepercayaan mereka di Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. Kementerian Dalam Negeri mentargetkan distribusi KTP elektronik 'khusus' bagi warga penghayat di Indonesia mulai dilakukan pada 1 Juli 2018.

"Untuk penghayat, sesuai arahan Bapak Presiden akan dilaksanakan pemberian KK dan KTP elektronik mulai 1 Juli," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah, usai menghadiri Musrembang tingkat Provinsi Jateng di Semarang, Kamis, 12 April 2018.

Menurut Zudan, warga penghayat di Tanah Air berjumlah 138 ribu orang. "Tapi prediksi saya akan bertambah," ujar Zudan menegaskan.

Zudan berujar kolom agama di KTP-el bagi warga penghayat bakal berubah. Mereka tidak lagi terpaku harus memilih salah satu dari enam agama resmi yang diakui Pemerintah. 

"Tidak didata ulang. Hanya mengubah, misalnya dulu agama islam, budha nanti diubah menjadi penghayat saja. Tidak menyebut nama organisasi seperti Sapta Darma, Sunda Wiwitan," ungkap Zudan.

Zudan menambahkan warga penghayat sudah bisa meminta perubahan kolom agama ke Kantor Catatan Sipil atau Kecamatan setempat pada Mei 2018. Saat ini, Pemerintah sedang menyiapkan segala persiapan untuk perubahan data bagi warga penghayat. "Prosesnya Mei sudah bisa diisi perubahan biodata penduduk," terang Zudan.



(RRN)