Calon Tunggal, Partisipasi Pemilih di Kulon Progo Diprediksi Turun

Patricia Vicka    •    Selasa, 27 Sep 2016 15:10 WIB
pilkada serentak
Calon Tunggal, Partisipasi Pemilih di Kulon Progo Diprediksi Turun
Pasangan petahana bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo-Sutedjo beserta rombongan menuju kantor KPU Kulon Progo, DIY. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Keberadaan pasangan calon tunggal dikhawatirkan menurunkan jumlah partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Kulon Progo 2017. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo Muhammad Isnaini memprediksi partisipasi pemilih akan di bawah target nasional jika hanya ada satu pasangan calon (paslon). 

"Pilkada 2011 lalu, partisipasi pemilih hanya 68 persen. Target kami 2017 bisa sama seperti target nasional, yakni 77,5 persen. Tapi kalau hanya satu paslon, kemungkinan bisa lebih rendah dari itu," tuturnya dalam dialog bersama KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/9/2016). 

Baca: KPU Kulon Progo Minta Parpol Ajukan Calon Lagi

Ia menegaskan Pilkada 2017 tetap akan berlangsung walau hanya diikuti satu paslon sesuai PKPU No 14 tahun 2015. Hal ini pernah terjadi di daerah lain saat Pilkada 2015. 

Namun, akan terjadi beberapa perubahan. Antara lain, pemunduran jadwal kegiatan dan perubahan surat suara yang hanya mencantumkan satu foto paslon. 

"Tanggal penetapan paslon tetap 25 Oktober 2016. Hanya, jadwal kesehatan yang mundur jadi minggu depan," katanya. 

Pihaknya juga akan membuka kembali pendaftaran bakal calon mulai 28-30 September 2016. 

KPU Kulon Progo, kata Isnaini, akan menggenjot sosialisasi dan edukasi ke masyarkaat untuk tidak golput. Strategi yang disiapkan adalah sosialisasi ke perangkat desa terkecil berbasis perdukuhan. 

Hinggi kini, baru pasangan Hasto Wardoyo-Sutedjo yang sudah mendaftar. Keduanya, mendaftar pada Jumat 24 September 2016. Pasangan ini diusung oleh PDIP, PAN, PKS, Nasdem, PPP, Hanura, dan Golkar dengan total 27 suara. 

Baca: Hasto Wardoyo-Sutedjo Daftar ke KPU Kulonprogo Naik Andong

Padahal, total kursi di DPRD Kulon Progo mencapai 40 kursi. Artinya, masih ada 13 kursi tersisa yang bisa dimanfaatkan untuk mengajukan calon.

Tinggal Garindra, PKB dan Demokrat yang belum menentukan paslon. Hingga kini pun KPU Kulonprogo belum menerima kabar adanya paslon penantang Hasto-Tedjo. 


(SAN)