Pemkab Jepara Kesulitan Berikan Bantuan Renovasi Rumah

Rhobi Shani    •    Sabtu, 02 Dec 2017 16:00 WIB
Pemkab Jepara Kesulitan Berikan Bantuan Renovasi Rumah
Ombak besar melanda Kelurahan Demaan, Jepara.-Medcom/Rhobi-

Jepara: Sebanyak enam rumah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, roboh diterjang ombak besar. Berkait itu, Pemkab Jepara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengaku kesulitan memberikan bantuan jangka panjang berkelanjutan, renovasi rumah. Pasalnya, rumah warga yang roboh disapu ombak berdiri di garis pantai, bukan tanah milik pribadi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara Lulus Suprayetno menerangkan, ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi untuk menyalurkan bantuan renovasi rumah. Salah satunya, rumah dibangun di atas tanah hak milik.

“Bantuan RTLH (rumah tidak layak huni) hanya bisa diberikan kepada rumah di atas tanah hak milik. Sementera mereka membangun di atas bibir pantai. Jadi ini agak repot, kami baru mencarikan solusi terbaiknya bagaimana,” terang Lulus, Sabtu 2 Desember 2017.

Baca: Enam Rumah di Jepara Roboh Disapu Ombak Besar

Lulus melanjutkan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan kepada korban rumah roboh berupa bantuan stimulan. Yaitu bantuan jatah hidup. Serta mengerahkan relawan bersama-sama TNI dan Polri untuk menata kembali lingkungan yang terdampak terjangan ombak besar.

“Bantuan uang juga sudah kami komunikasikan dengan instansi-instansi terkait untuk meringankan beban,” kata Lulus.

Seperti diberitakan sebelumnya, ombak besar disertai angin dan hujan melanda wilayah pesisir Jepara selama dua hari. Ombak setinggi empat meter merobohkan enam rumah, empat rumah di Kelurahan Demaan dan dua rumah di Kelurahan Ujungbatu.

Ombak dan angin besar di waktu yang sama juga terjadi di wilayah kepulauan Karimunjawa. Akibatnya, ratusan rumah di wilayah terluar Kabupaten Jepara itu terendam air.
(ALB)