Ditreskrimsus Polda Jateng Bentuk Tim Patroli Siber

Mustholih    •    Rabu, 18 Oct 2017 16:14 WIB
pilkada 2018
Ditreskrimsus Polda Jateng Bentuk Tim Patroli Siber
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Semarang: Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah membentuk tim patroli siber jelang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018. Tim yang beranggotakan delapan orang tersebut bertugas memantau kontestasi Pilkada serentak di Jawa Tengah melalui dunia maya.

"Jumlah itu hanya Ditreskrimsus saja. Humas Polda juga punya. Di polres-polres juga punya cyber patrol sendiri. Di Kasi Humas Polres juga ada. Kita saling kerjasama. Ditintelkam polda juga ada cyber patrol," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Lukas Akbar Abriari di Semarang, Rabu 18 Oktober 2017.

Pemantauan kontestasi Tim Patroli Siber Ditreskrimsus Polda Jateng menyasar unggahan di media sosial, media online, dan konten yang menyebar di aplikasi pesan singkat. Pengunggah yang dibidik adalah orang yang mengunggah kampanye hitam (black campaign), terutama bernuansa isu SARA.

"Jadi, semua informasi yang ada nanti masuk ke kita untuk kita tindak," tegas Lukas.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah Joko Purnomo menyatakan, akan mendata akun media sosial saat masa pendaftaran pasangan calon Kepala Daerah pada awal Januari 2018. Pasangan calon diminta memberi daftar akun-akun media sosial yang menjadi bagian tim sukses.

"Yang kita monitor adalah akun-akun yang didaftarkan. Pasangan calon maupun tim, berapa pun akun yang dimiliki harus didaftarkan," kata Joko.

Menurut Joko, pelanggaran kampanye melalui media sosial akan diproses menggunakan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Umum. Namun, pelanggaran oleh akun tak terdaftar di KPU, akan diproses Kepolisian menggunakan dasar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.


(NIN)