Lantai Tua Stasiun Purwosari Dilapis Kaca untuk Jaga Budaya

Pythag Kurniati    •    Rabu, 15 Nov 2017 16:57 WIB
jalur kereta api
Lantai Tua Stasiun Purwosari Dilapis Kaca untuk Jaga Budaya
Renovasi Stasiun Purwosari tengah berjalan. Foto: Metrotvnews.com/Pythag Kurniati

Solo: PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta merenovasi Stasiun Purwosari, Kota Solo, Jateng. Renovasi sekaligus menyasar bagian lantai stasiun dengan mengganti keramik.

Namun, Daop VI mengaku berhati-hati dalam renovasi. Sebab, sebagian lantai stasiun telah berusia sangat tua dan memuat nilai warisan budaya.

"Pada beberapa bagian lantai nanti akan kami lapisi dengan kaca," ujar Deputi Excecutive Vice President Daop VI PT. KAI Ida Hidayati, Selasa, 15 November 2017.

Pelapisan kaca untuk tetap mempertahankan bentuk lantai dan tidak mengubahnya. Konsep tersebut, lanjutnya, berkiblat pada konsep yang diterapkan di Stasiun Manggarai.

Meskipun Stasiun Purwosari belum memiliki penetapan tertulis mengenai bangunan cagar budaya seperti Stasiun Manggarai namun konsep serupa tetap diadopsi.

"Akan ada beberapa bagian lantai yang tetap kita pertahankan," urai dia.

Renovasi ini tidak bisa dihindarkan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berpesan agar PT. KAI berhati-hati dalam mengganti keramik lantai Stasiun Purwosari.

Pengelolaan stasiun memang jadi kewenangan PT. KAI. Namu dia meminta PT. KAI menggandeng Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB).

"Saya waktu merenovasi Loji Gandrung (rumah dinas Wali Kota Solo) harus pakai BPCB, revitalisasi bungker di Balai Kota pun juga begitu," terang dia.


(SUR)