Pemkab Sleman Anggarkan Rp155 Miliar untuk Perbaikan Jalan

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 04 Oct 2017 10:55 WIB
perbaikan jalan
Pemkab Sleman Anggarkan Rp155 Miliar untuk Perbaikan Jalan
Perbaikan salurang drainase (gorong-gorong) di Kabupaten Sleman -- MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Sleman: Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan anggaran Rp155,25 miliar untuk pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan. Pemkab Sleman mengklaim, infrastuktur jalan yang rusak kurang dari 15 persen.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan, panjang ruas jalan di wilayahnya 699,5 kilometer. Dari jumlah itu, ruas jalan sepanjang 366,28 kilometer dalam kondisi baik. Sementara, ruas jalan sepanjang 245,44 kilometer dalam kondisi sedang.

"Jalan yang dalam kondisi rusak ringan ada sepanjang 66,82 kilometer dan kondisi rusak berat 20,96 kilometer," kata Purnomo di Pemkab Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu 4 Oktober 2017.

Purnomo menjelaskan, pihaknya telah melakukan peningkatan jalan sepanjang 15,7 kilometer pada 2017. Peningkatan sembilan ruas jalan yang dilakukan diperkirakan memakan anggaran Rp54,79 miliar.

Selain itu, juga dilakukan peningkatan tujuh jembatan dan 11 gorong-gorong dengan anggaran Rp17,43 miliar. Purnomo mengungkapkan, ada pula pemeliharaan 15 jalan sepanjang 22,55 kilometer dengan anggaran Rp71,98 miliar.

"Lalu, ada pemeliharaan rutin jalan sepanjang 400 kilometer dengan amggaran Rp6,055 miliar. Total anggaran untuk perbaikan dan pemelihataan jalan sebesar Rp155,25 miliar," ungkapnya.

Untuk penanganan pemeliharaan rutin jalan pada 2017, lanjut Purnomo, Pemkab Sleman memiliki satu unit asphalt mixing plant (AMP) dengan kapasitas produksi 50 ton per jam. Alat tersebut digunakan membuat aspal per hari 80 ton dengan luasan rata-rata 2.800 meter persegi.

Purnomo menambahkan, Pemkab Sleman juga memiliki aplikasi aduan sebagai sarana keterlibatan warga melaporkan akses jalan yang rusak. "Cara pengaduannya dengan mengirim foto kerusakan, sehingga cepat ditangani tim pemliharaan yang terbagi dalam tiga wilayah dengan enam kelompok," ucapnya.


(NIN)