150 Polwan Berjilbab akan Sambut Demonstran di Solo

Pythag Kurniati    •    Kamis, 03 Nov 2016 14:40 WIB
unjuk rasa
150 Polwan Berjilbab akan Sambut Demonstran di Solo
Foto ilustrasi. (Ant/Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Solo: Kepolisian Resor Kota Solo menyiapkan ratusan polisi wanita (polwan) sebagai negosiator. Mereka akan ditempatkan di barisan terdepan untuk mengamankan aksi 4 November di Kota Solo, Jawa Tengah.

Kapolresta Solo, Kombes Ahmad Luthfi, mengatakan, akan menyiagakan 150 personel polwan berjilbab.

Baca: Logo Universitas Ternama Dicatut Pendemo 4 November

"Bukan hanya dari Solo namun dari jajaran kepolisian di Solo Raya (Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Sragen)" ujar Kapolres kepada Metrotvnews.com, Kamis (3/11/2016).

Polwan berjilbab, lanjutnya, ditempatkan di barisan terdepan lantaran dianggap mampu menjadi negosiator dan mendinginkan suasana. Mereka bisa melakukan pengamanan dan pelayanan dengan santun. "Polwan berjilbab  lebih dapat memberikan penyejukan,” urai dia.

Secara keseluruhan, Luthfi menyiapkan 650 personel untuk mengamankan beberapa aksi yang akan digelar besok di kota asal Presiden Jokowi.

“Ada dari Dalmas Rangka, Dalmas Inti lalu BKO Brimob dan negosiator polwan," ujarnya. 

Mereka akan ditempatkan di tiga titik lokasi aksi. Yakni, di Manahan, Bundaran Gladag serta Masjid Mujahidin Banyuanyar.

Baca: Kapolda Jateng Tetapkan Siaga Satu

Sebagai pemetaan, Luthfi menyebut, sekitar 180 orang mahasiswa akan menggelar aksi di Bundaran Gladag. Lalu, 400 orang massa dari Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) bakal menghelat aksi di Manahan Solo dan di Masjid Mujahidin. Puluhan perempuan dari DSKS akan mengadakan pengajian.

Sebelumnya, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono menetapkan status siaga menjelang aksi 4 November.
 
“Setidaknya aksi akan digelar enam daerah yang sudah mengajukan izin. Keenam daerah tersebut meliputi Magelang, Solo, Karanganyar, Pekalongan, Pati, dan Semarang,” ujar Kapolda.


(SAN)