Demonstran Asal Solo Wajib Serahkan Salinan KTP

Pythag Kurniati    •    Kamis, 03 Nov 2016 15:39 WIB
unjuk rasa
Demonstran Asal Solo Wajib Serahkan Salinan KTP
Demonstran asal Solo yang akan bergabung dalam aksi 4 November 2016 bersiap masuk bus yang membawa mereka ke Jakarta. (Foto-foto: Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)

Metrotvnews.com, Solo: Sebelas bus berisi 650 warga Solo, Jawa Tengah, berangkat menuju Jakarta. Peserta unjuk rasa itu tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS).

Pantauan Metrotvnews.com, ratusan orang berkumpul di Kantor DSKS, di kawasan Bratan RT 01 RW 05 Pajang, Laweyan, Solo Kamis, 3 November 2016. Beberapa orang membawa berbagai perbekalan seperti makanan, minum dan sebagainya.

Baca: 150 Polwan Berjilbab akan Sambut Demonstran di Solo

Sebelum berangkat, mereka terlebih dahulu menjalani pendataan. Komisi Ukhuwah MUI Solo Kasum Musyafa menerangkan peserta aksi damai yang akan berangkat ke Ibu Kota harus menyerahkan salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
 
Tak hanya itu, Kasum memastikan para peserta tidak membawa barang-barang membahayakan. Ketua rombongan, katanya, akan memeriksa semua barang bawaan tiap peserta.

“Tidak boleh ada yang membawa senjata,” urai Kasum saat ditemui sebelum melepas ratusan orang menuju Jakarta.
 
Ia merinci, peserta seluruhnya terdiri dari laki-laki dan diangkut dengan 11 bus serta enam mobil pribadi. “Kami nantinya akan transit di Brebes kemudian melanjutkan perjalanan menuju Masjid Istiqlal,” kata dia.


Demonstran asal Solo dan sekitarnya akan berangkat ke Jakarta.

Baca: Logo Universitas Ternama Dicatut Pendemo 4 November
 
Rombongan, lanjut Kasum, akan segera kembali menuju Solo setelah bergabung dengan puluhan ribu umat muslim lainnya di Jakarta dan menyuarakan aspirasi.
 
“Tuntutan kami, ya, tangkap dan adili. Kalau sudah itu selesai ya sudah. Izin aksi hanya sampai pukul 18.00 WIB, setelah itu kemungkinan Sabtu pagi kami tiba di Kota Solo,” tutup dia.
 
Selain berangkat menuju ke Jakarta, ratusan umat muslim Solo juga akan menggelar aksi tepat pada 4 November. Beberapa titik yang akan menjadi lokasi aksi antara lain Bundaran Gladag dan kawasan Stadion Manahan.

Kepolisian Resor Kota Solo menyiapkan 650 personel pengamanan untuk aksi esok, yang terdiri dari dalmas rangka, dalmas inti, BKO Brimob dan polwan berjilbab sebagai negosiator.


(SAN)