Mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip Dilaporkan Hilang

Mustholih    •    Rabu, 21 Jun 2017 09:43 WIB
orang hilang
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Undip Dilaporkan Hilang
Ilustrasi orang hilang, Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Semarang: Muhammad Dhiaulhaq, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, menghilang saat hendak pergi kuliah. Orang tua Muhammad, Alexander Alif Nu'man, melaporkan peristiwa itu ke polisi.

Alexander mendatangi Polrestabes Semarang pada Selasa sore 20 Juni 2017. Ia melaporkan anaknya yang hilang sejak Senin 19 Juni 2017.

"Pukul 14.00 WIB, saya sudah kehilangan kontak. Handphone-nya sudah tidak bisa dihubungi. Sampai pukul 23.00 WIB juga belum pulang rumah dan handphone juga belum aktif," kata Alexander.

Saat keluar, kata Alexander, putranya mengendarai mobil Toyota Calya bernomor polisi H 8710 dan berwarna silver. Lantaran khawatir, Alexander pun mencari anaknya.

Alexander mengatakan ia sedianya janjian dengan putranya untuk menyervis komputer jinjing. Mereka juga berencana  ke Rumah Sakit Telogorejo.

Beberapa lama mencari, Alexander menemukan mobil anaknya di pinggir Jalan Soekarno-Hatta. "Tapi anak saya tidak ada," lanjut Alexander.

Alexander menjelaskan putranya masih berstatus mahasiswa semester dua di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Sebelum ke kampus, putranya mengeluh sakit.

"Sempat mengeluh sakit, batuk-batuk, dan sesak napas sebelum berangkat," ujar Alexander.

Menurut Alexander, putranya aktif di kegiatan kampus. Alexander pernah menyarankan putranya untuk meninggalkan kegiatan-kegiatan itu dan fokus berkuliah.

Alexander mengatakan, sebelum menghilang, putranya mengenakan pakaian gelap cenderung biru, celana panjang gelap, dan sepatu hitam. Putranya memiliki ciri-ciri tinggi 162 Cm, berat badan 55 kg, kulit kuning langsat, rambut hitam lurus pendek, dan berjenggot. Ciri-ciri khususnya yaitu sering mengedipkan mata.

Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna, mengatakan, telah menerima laporan tersebut. Polisi kini tengah menyelidiki laporan.

"Pasti akan ditindaklanjuti. Anggota akan melakukan penyelidikan di lapangan menangani laporan ini," ujar Suwarna.


(RRN)