Guru SD di Jepara Didominasi GTT

Rhobi Shani    •    Rabu, 23 Aug 2017 12:21 WIB
pendidikanguru
Guru SD di Jepara Didominasi GTT
Ilustrasi guru sedang mengajar. (ANTARA FOTO/Lucky)

Metrotvnews.com, Jepara: Jumlah guru negeri di jenjang sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, jumlahnya lebih sedikit jika dibanding dengan guru tidak tetap (GTT) atau honorer. Tiap-tiap sekolah, hanya ada dua hingga tingga guru negeri. Sementara, jumlah guru SD di tiap sekolah rata-rata sembilan guru.
 
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara Ali Maftuh menyampaikan, lebih dari 170 SD di Kabupaten Jepara hanya memiliki tiga guru negeri. Padahal, tiap sekolah minimal memiliki sembilan guru. Yaitu enam guru kelas, satu kepala sekolah, satu guru agama, dan satu guru olahraga.
 
“Jumlah pastinya berapa kami belum melakukan perhitungan lagi, tapi ada kalau 170 sekolah lebih yang jumlah guru negerinya hanya dua atau tiga,” ujar Ali, Rabu 23 Agustus 2017.
 
Ali bilang, guru negeri yang ada saat ini banyak yang sudah mendekati masa pensiun. Pihaknya sudah berulangkali mengusulkan ke kementerian aparatur negara untuk menambah jumlah guru negeri. Namun, sampai saat ini pihaknya tidak mengetahui kapan akan ada pengangkatan guru negeri.
 
“Kalau jumlah guru cukup, tapi yang bersatus negeri sedikit. Terutama guru SD. Nah, pusat melihatnya hanya data kebutuhan guru bukan status guru sehingga sampai sekarang belum ada lagi pengangkatan guru,” ungkap Ali.
 
Terpisah, Ketua Forum Komunikasi Guru Tidak Tetap (FK-GTT) Kabupaten Jepara Ahmad Choerun Nasir menyampaikan, jumlah guru honorer yang mengajar di SD sedikitnya 850 orang. Angka tersebut berdasar data guru honorer kategori II tahun 2005.
 
“Setelah itu kami belum melakukan pendataan lagi, karena datanya ada UPT tidak sampai BKD. Kalau jumlah GTT dihitung sampai sekarang jumlahnya bisa ribuan,” kata Choerun.
 
Sebagai GTT, Choerun menambahkan, gaji yang diterima tidak sama dengan guru negeri. Meskipun, tanggung jawab dan beban kerja sama. Rata-rata gaji yang diterima GTT tiap bulan hanya sebesar Rp150 ribu hingga Rp250 ribu.


(ALB)