Siti Masitha 'Wariskan' Birokrasi nan Berantakan

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 06 Sep 2017 17:08 WIB
korupsi
Siti Masitha 'Wariskan' Birokrasi nan Berantakan
Siti Masitha Soeparno saat masih menjabat Walikota Tegal, Jawa Tengah. FOTO: MTVN/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Tegal: Pelaksana Tugas Walikota Tegal, Nursholeh bakal membenahi birokrasi Pemerintah Kota (Pemkot) usai ditinggal Siti Masitha Soeparno. Dia mengakui Masitha mewariska birokrasi nan carut marut.

“Pesan pak Gubernur (Ganjar Pranowo), prioritas yang pertama adalah saya harus membenahi birokrasi yang menurut pak Gubernur itu morat marit, itu saya hanya menggaris bawahi apa yang disampaikan Pak Gubernur," kata Nursholeh, saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu, 6 September 2017.

Nursoleh akan memprioritas apa yang menjadi tuntutan hukum para ASN yang mengajukan putusan PTUN karena merasa dizalimi Masitha. Selama kepemimpinan Siti Masitha, ada 13 PNS yang dinonjobkan. Mereka yang tidak sejalan dengan Wali Kota diturunkan pangkat dan jabatannya.

Menurut Nursoleh, penangkapan Masitha oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah bentuk kemenangan para PNS dan masyarakat Kota Tegal. Dia berjanji akan segera mengembalikan posisi para PNS yang diturunkan jabatannya.

"Ini (Penangkapan Siti Masitha) adalah kemenangan para PNS dan masyarakat Kota Tegal, saatnya kita lakukan bersih bersih, " ungkapnya.

Sebelumnya, Siti Masitha ditangkap saat berada di rumah dinasnya Selasa 29 Agustus 2017. Saat ini dia sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh KPK Rabu malam, 30 Agustus 2017. Dia diduga menerima suap sebanyak Rp 5,1 miliar pada periode Januari-Agustus 2017.


(SUR)