Lokasi Kebakaran di Pertokoan Pekiringan Masih Mencemaskan

Ahmad Rofahan    •    Senin, 11 Sep 2017 16:52 WIB
kebakaran
Lokasi Kebakaran di Pertokoan Pekiringan Masih Mencemaskan
Lokasi kebakaran di pusat pertokoan Jalan Pekiringan, Kota Cirebon. MTVN/Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Satu mobil pemadam kebakaran sempat datang lagi ke lokasi kebakaran di pusat pertokoan di Jalan Pekiringan, Kota Cirebon, pagi tadi. Pasalnya, api kembali menyala di salah satu bangunan.

"Sekitar jam 9, ada api lagi di toko Bintang Baru," kata Rudi, warga Cirebon, Senin 11 September 2017.

Kedatangan tim Damkar tersebut untuk mengantisipasi kebakaran lebih besar. Ketika peristiwa kebakaran terjadi kemarin, api juga sering kembali menyala karena kencangnya angin yang berembus di Kota Cirebon.

"Kayaknya sih kena angin, jadi apinya muncul lagi," ujar Rudi.

Munculnya api pascapemadaman bukan hanya terjadi pada pagi tadi. Pada malam hari pascapemadaman api kembali berkobar di salah satu toko butik. Api sempat hampir kembali merambat sebelum akhirnya kembali dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.

"Sekitar jam 9 malam, api juga kembali menyala," ujar Omen salah satu warga.

Menurut Omen, semalam ada sekitar lima mobil pemadam kebakaran dan enam mobil tangki air yang melakukan pemadaman. Khawatir api kembali menyala, petugas pemadam kebakaran akhirnya melakukan pendinginan disemua gedung yang menjadi korban kebakaran.

"Setelah berhasil dipadamkan, petugas damkar melakukan pendinginan," kata Omen.

Sementara itu, salah satu toko mainan Jupiter yang menjadi korban, mengaku rugi hingga Rp3 miliar. Bangunan dengan tinggi tiga lantai tersebut habis terbakar. Hampir seluruh barang dagangan yang terdapat di dalamnya habis terbakar.

"Habis terbakar semua, tidak sempat banyak yang diselamatkan," kata Cipto Penanggungjawab Toko Mainan Jupiter, Cipto, Senin 11 September 2017.



Cipto menyebut, saat ia datang ke tokonya, api sudah sangat besar dan sudah sulit untuk dipadamkan. Api yang membakar, merupakan rembetan dari api yang membakar toko disebelahnya.

Untuk saat ini, barang-barang yang masih bisa diselamatkan, dipindahkan ke gudang lainnya. Selain itu, ia juga bersama karyawan melakukan penjagaan. Hal itu untuk mengantisipasi adanya penjarahan. Karena menurutnya, ada sejumlah barang yang sempat dijarah oleh warga.

"Tabung gas ada yang sempat dijarah, jadi kita lakukan penjagaan," kata Cipto.


(ALB)