Sanksi Pidana Ringan Tak Membuat Penjual Oplosan Jera

Rhobi Shani    •    Kamis, 12 Apr 2018 13:45 WIB
miras oplosan
Sanksi Pidana Ringan Tak Membuat Penjual Oplosan Jera
Satpol PP Jepara merazia penjual miras oplosan. Foto: Medcom.id/Rhobi Shani

Jepara: Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah menindak lebih dari 20 penjual miras oplosan sejak Juni 2016 hingga Maret 2018. Sanksi yang diberikan mulai teguran, peringatan, hingga dijerat tindak pidana ringan (tipiring). Sebanyak 15 penjual miras oplosan diganjar sanksi tipiring.

"Yang (pedagang) besar-besar kami tipiring-kan. Tapi yang penjual kecil-kecil hanya kami beri peringatan," ujar Kasie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Anwar Sadat, Kamis, 12 April 2018.

Sepanjang semester ke dua tahun 2016, Anwar melanjutkan, pihaknya menjatuhkan sanksi tipiring kepada lima penjual. Yaitu, Liftyarini, Sunarso, Raino Wibowo, Sumadi, dan Ramelan. Vonis yang dijatuhkan pengadilan beragam. Denda mulai Rp500 ribu hingga Rp2,5 juta.

"Sepanjang tahun 2017 ada tujuh penjual oplosan yang kami tipiring. Salah satu penjual, Sunarso, dalam setahun ditipiring dua kali. Tahun 2016 juga sudah pernah ditipiring, tapi tidak kapok,” kata Anwar.

Di tahun 2018, hingga Maret Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara sudah memberikan sanksi tipiring kepada dua penjual. Yaitu Legiman dan Dwi Sulistyarini. Masing-masing divonis denda Rp1,5 juta dan Rp10 juta.


(SUR)