Empat Warganya Dijual Jadi PSK, Bupati Kendal Minta Pelaku Dihukum Berat

Iswahyudi    •    Jumat, 23 Sep 2016 15:19 WIB
perdagangan manusia
Empat Warganya Dijual Jadi PSK, Bupati Kendal Minta Pelaku Dihukum Berat
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Kendal: Bupati Kendal Mirna Anissa meminta Polda Jawa Tengah memberi hukuman seberat-beratnya kepada pelaku human traficking (perdagangan manusia) yang menjual empat gadis Kendal untuk dijadikan pekerja seks komersil (PSK). Ia sangat menyesalkan peristiwa tersebut bisa terjadi.

"Apalagi korbannya masih anak-anak. Itu masuk ordinary crime (kejahatan luar biasa)," kata Mirna, Jumat (23/9/2016).

Mirna mengaku akan meminta Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) untuk melakukan pendampingan terhadap korban. Sehingga, fisik dan psikis korban bisa kembali seperti semula dan tidak merasa terkucilkan hidup di tengah masyarakat.

Pendampingan, kata Mirna, sangat penting karena korban kemungkinan mengalami pemaksaan, ancaman, intimidasi, bahkan penganiayaan. "Sehingga sangat besar kemungkinan mengalami depresi," kata dia.

Ia juga meminta BPPKB melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait kejahatan seks. Sehingga masyarakat bisa memahami dan mau belajar dari kejadian yang telah menimpat empat warga Kendal.

"Kejadian ini harus disikapi secara serius, baik oleh pemkab maupun DPR. Sehingga ke depan tidak terulang lagi. Selain itu, masyarakat jangan mudah tergiur dengan janji dan tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi," jelas Mirna.

Kepala BPPKB Kendal Dyah Aning Budiarti menegaskan, pihaknya segera memberikan pendampingan kepada korban. Ia mengaku sudah mendapatkan laporan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kendal perihal kejadian tersebut.

"Kami akan minta data para korban ke Dinsos untuk selanjutnya kami lakukan pendampingan, baik untuk pemulihan fisik dan psikis para korban. Selain itu, kami juga akan upayakan pendampingan hukum jika memang diperlukan," kata Diah.

Pendampingan fisik yang dimaksud, yakni berupa pemeriksaan kesehatan korban di rumah sakit. Sedangkan pendampingan psikis berupa mendatangkan psikolog ke rumah korban.


(NIN)