Saat 'Bupati Dalang' Menangis Memeluk Gadis Difabel

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 07 Dec 2017 16:23 WIB
kaum difabel
Saat 'Bupati Dalang' Menangis Memeluk Gadis Difabel
Bupati Tegal Enthus Susmono memeluk salah satu penyandang disabilitas. Enthus terlihat menangis saat mendapatkan hadiah bunga dari gadis berusai belasan tahun itu. Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Tegal: Bupati Tegal Enthus Susmono tidak kuasa menahan tangis. Dalang kocak yang sudah mendunia ini mengucurkan air mata saat mendapat hadiah bunga dari seorang penyandang disabilitas. Dia langsung bersimpuh di hadapan anak belasan tahun yang duduk di kursi roda itu.

Enthus tidak bisa berkata banyak. Dia hanya terisak seraya memeluk gadis bernama Azka Mumtazah itu. Sorot matanya terlihat sendu.

Terlebih, saat Azka menyanyikan lagu 'Andai Aku Punya Sayap'. Enthus tampak mengusap air matanya yang acap kali menetes ke pipinya.

Suasana haru itu terlihat saat orang nomor satu di Kabupaten Tegal ini membuka peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Rabu, 6 November 2017.  Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal ini dihadiri Forum Peduli Disabilitas, Komunitas Tunarungu, dan Anggota Difabel Slawi Mandiri (DSM) Kabupaten Tegal.

Peringatan hari Internasional tahun ini mengambil tema 'Transformation Towards Sustainable and Resilient Society for All'. Sedangkan tema 'Menuju Masyarakat Inklusi, Tangguh dan Berkelanjutan' diusung secara nasional. Acara itu dimeriahkan dengan berbagai pertunjukkan seni.

Pesertanya merupakan penyandang disabilitas. Selain pertunjukkan seni, HDI juga dimeriahkan dengan pameran hasil kerajinan tangan dari siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Slawi, SLB Manunggal Slawi, dan para komunitas difabel lainnya.

Sementara, dalam sambutannya, Enthus mengaku terharu melihat kondisi para penyandang disabilitas. Enthus yang terlahir dalam kondisi fisik sempurna sangat iri dengan semangat para penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan ini.

"Untuk itu, kita harus banyak belajar dengan mereka (penyandang disabilitas), kita yang secara fisik normal tapi mental kita tidak setangguh mereka," ucapnya.

Perbanyak anggaran daerah bagi kepentingan difabel

Enthus menghendaki anggaran untuk penyandang disabilitas ditambah. Dinsos harus berani mengusulkan anggaran tersebut melalui DPRD setempat. "Selama saya masih menjabat bupati, saya akan terus memperjuangkan (anggaran) itu," cetusnya.

Kepala Dinsos Kabupaten Tegal Nurhayati menyatakan bakal mengusulkan tambahan anggaran di tahun mendatang untuk kegiatan penyandang disabilitas. Dia berujar, dalam acara HDI ini, Pemkab Tegal telah memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas. Alat itu berupa 6 buah kaki palsu, 50 unit kursi roda, dan 6 buah worker.

"Kita juga memberikan pendampingan untuk pembuatan BPJS, KIS, SIM D, dan dokumen kependudukan," ungkapnya.

Dia menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan keberpihakan negara serta seluruh komponen masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menciptakan akses dan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas serta terwujudnya masyarakat yang inklusif dalam segala aspek kehidupan.

"Sehingga, hak-hak penyandang disabilitas dalam kehidupan bermasyarakat dapat terpenuhi," tukasnya.
 


(SUR)