Setelah Dihajar Massa, Pencuri Tewas di RSUD Kartini

Rhobi Shani    •    Kamis, 14 Dec 2017 14:08 WIB
pencurian
Setelah Dihajar Massa, Pencuri Tewas di RSUD Kartini
Ilustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi

Jepara: Pelaku tindak percobaan pencurian di rumah Nuriyati, warga RT14 RW03 Desa Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, akhir meninggal di RSUD Kartini Jepara.  Diketahui, pelaku bernama Muflik, RT04 RW03 Desa Ngroto Kecamatan Mayong, meninggal akibat luka berat di kepala.

Wakil Direktur RSUD Kartini Jepara Muh Ali menyampaikan, Muflik meninggal pada Rabu malam, 13 Desember 2017. Penyebab meninggalnya, karena luka berat di bagian kepala.

“Sementara, kondisi korban sudah mulai membaik,” ujar Muh Ali, Kamis 14 Desember 2017.

Muh Ali menambahkan, Muflik dan korban dibawa ke UGD RSUD Kartini dalam waktu yang hampir bersamaan. Muflik, masuk UGD setelah korban mendapat perawatan.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Jepara AKP Sarwo Edhi menjelaskan, pelaku percobaan pencurian meninggal dunia sekira pukul 20.15 WIB. Muflik meninggal di UGD RSUD Kartini.

"Pelaku yang berduel dengan pemilik rumah meninggal dunia tadi malam," kata Sarwo.

(Baca: Warga Jepara Babak Belur Adu Jotos dengan Maling)

Diberitakan sebelumnya, Muflik mencoba masuk ke rumah milik Nuriyati  dengan cara memanjat dinding dan masuk melewati ventilasi udara yang ada di tembok samping rumah. Setelah berhasil masuk, pelaku mencoba mencongkel jendela dengan menggunakan obeng.

Nahas, aksinya terpegok Feri Ratna Putra, anak Nuriyati, yang terbangun dan hendak mengambil minum. Duel Muflik dan Feri terjadi. Nuriyati yang mengetahui anaknya berduel dengan orang tak dikenal, langsung membantunya.

Warga yang mendengar permintaan tolong, langsung datang ke rumah Nuriyati. Mengetahui warga berdatangan, pelaku mencoba kabur dan bersembunyi di dalam gudang. Apes, warga mengetahui Muflik sembunyi, lantas menyeretnya dan menghujani dengan tendangan dan pukulan.


(SUR)