Warga Salem Diminta Waspada Bila Sirine Berbunyi

Kuntoro Tayubi    •    Rabu, 05 Dec 2018 19:48 WIB
bencana longsor
Warga Salem Diminta Waspada Bila Sirine Berbunyi
Ilustrasi longsor, Medcom.id - M Rizal

Brebes: Warga di sekitar Pegunungan Salem, Brebes, Jawa Tengah, diminta mewaspadai bunyi sirine dari Landslide Early Warning System (LEWS). Bunyi tersebut menandakan longsor terjadi di lokasi tersebut.

“Ketika sirine tersebut berbunyi warga harus segera berlari keluar rumah dan mencari tempat yang aman. Apalagi, saat itu hujan sudah satu jam lebih, maka segeralah meninggalkan rumah,” kata koordinator Tim SAR Brebes, Ade Dhani Rahardjo, Rabu, 5 November 2018.

Ia menjelaskan likuifaksi atau pergerakan tanah di Pegunungan Salem, Kabupaten Brebes terjadi pada Kamis, 29 November 2018 sekitar pukul 22.00 WIB. Pergerakan tanah yang menyebabkan sirine LEWS berbunyi mengancam tujuh  rumah di wilayah Desa Pasir Panjang.

“Kejadian tersebut membuat warga khawatir dan berhamburan keluar hingga malam itu mereka melakukan ronda dan tidak dapat tidur nyenyak,” ungkapnya.

Camat Salem Nur Ari Yuswanto mengatakan, antisipasi terjadinya retakan yang meluas, warga Dukuh Jojogan, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes gotong royong bersama TNI dan Polri mengurug retakan tersebut.

“Rekahan diketahui sepanjang 100 meter dan lebar 30 cm dengan kedalaman hingga 5 meter. Semoga tidak ada longsor, sebab tujuh rumah bisa terkena dampaknya,” katanya.

Salah satu warga Dukuh Jojogan, Riswanto, 50, mengaku khawatir saat sirine EWS berbunyi. Apalagi menurutnya, masih terdapat juga retakan di daerah atas.


(RRN)