Tiap Hari, 50 Ton Sampah Plastik 'Diproduksi' Solo

Pythag Kurniati    •    Rabu, 05 Dec 2018 11:42 WIB
sampah
Tiap Hari, 50 Ton Sampah Plastik 'Diproduksi' Solo
Tumpukan sampah di talud Kali Pepe, pintu air Demangan, Solo, Medcom.id - Pythag

Solo: Sampah plastik menjadi permasalahan bagi lingkungan, tak terkecuali di Kota Solo, Jawa Tengah. Di Kota Bengawan, diperkirakan ada sekitar 50 ton sampah plastik baru setiap hari.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh pegiat lingkungan hidup Denok Marti Astuti. Denok mengemukakan, sampah harian di Solo berjumlah sekitar 300 ton. 

"Sekitar 17 persen atau 50-an ton nya merupakan sampah plastik," kata dia di Solo, Rabu, 5 Desember 2018.

Sampah rumah tangga, lanjut dia, masih menduduki peringkat atas jenis sampah yang dihasilkan masyarakat. Hanya saja, pengolahan sampah organik jauh lebih mudah dibanding plastik.

Sementara pengolahan sampah plastik membutuhkan tenaga ahli dan peralatan khusus. Jika tidak didaur ulang, lanjut Denok, sampah plastik sangat membahayakan.

"Tidak bisa terurai bertahun-tahun. Bahkan puluhan dan ratusan tahun," ucapnya.

Dampak lainnya, tanah yang tercemar sampah plastik tidak akan bisa subur. Tanah tidak maksimal menyerap air hingga saat hujan mengakibatkan banjir.

Guna mengatasi persoalan sampah plastik Denok meminta seluruh pihak terlibat aktif. Mulai dari akademisi, pengusaha hingga pemerintah.

Akademisi diminta turun ke lapangan mengaplikasikan ilmunya. Sedangkan perusahaan seharusnya tidak hanya mengurangi penggunaan sampah plastik khususnya kantong plastik.

"Perusahaan seharusnya juga berpedoman sampah plastik yang dia edarkan di masyarakat harus kembali ke pabrik. Artinya pabrik menyiapkan sistem daur ulang," tutur dia.

Denok menjelaskan, pemerintah pun memegang peran penting dalam hal ini. Yakni dengan membuat regulasi yang tepat dan tegas.





(RRN)