DPRD Brebes Setujui Pemekaran Brebes Selatan

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 06 Nov 2018 21:03 WIB
pemekaran daerah
DPRD Brebes Setujui Pemekaran Brebes Selatan
Warga Brebes bagian selatan sujud syukur usai DPRD dan Pemkab Brebes menyetujui DOB Brebes Selatan di Gedung DPRD Kabupaten Brebes. Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Brebes: Paripurna DPRD Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menyetujui Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Brebes Selatan pada Senin, 5 November 2018. Pengurus Presidium Pemekaran dan sejumlah warga dari wilayah gelar aksi sujud syukur di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Brebes usai mendengar putusan.

Enam kecamatan masuk di wilayah pemekaran Brebes Selatan yakni Bumiayu, Tonjong, Salem, Bantarkawung, Sirampog, dan Paguyangan.

"32 anggota dewan  dan semua fraksi menyetujui adanya wilayah Brebes selatan menjadi DOB. Bupati dan DPRD telah merespons keinginan lama yang luhur masyarakat Brebes Selatan untuk memenuhi PP 78, tentang persyaratan pembentukan DOB," kata Ketua DPRD Kabupaten Brebes Illia Amin, Selasa, 6 November 2018.

Dokumen persetujuan pemekaran langsung diserahkan Wakil Bupati Brebes Narjo yang selanjutnya akan disampaikan ke Gubernur Jawa Tengah. Dokumen tersebut akan diserahkan ke pusat setelah DPRD Provinsi Jawa Tengah ketuk palu dalam rapat paripurna.

Persetujuan DPRD itu merupakan bagian dari tahapan atau prosedur dalam proses pemekaran suatu wilayah dalam hal ini Brebes Selatan. Ada delapan item persyaratan yang telah dipenuhi Pemkab Brebes.

Delapan item itu di antaranya berkas keputusan nama kabupaten yang baru, keputusan lokasi calon kabupaten baru, nama ibu kota baru. Kemudian, keputusan tentang penyerahan aset atau kekayaan daerah yang bergerak maupun tidak bergerak, berkas keputusan penyerahan sarana dan prasarana perkantoran termasuk personel serta pegawai.

Selanjutnya berkas keputusan kesanggupan kabupaten induk untuk memberikan hibah dari APBD induk selama dua tahun APBD untuk daerah otonomi baru. Selanjutnya, persetujuan bersama itu akan disampaikan ke gubernur yang kemudian akan diparipurnakan di DPRD Provinsi Jateng.

"Setelah itu baru ke (pemerintah) pusat. Kepada pegiat pemekaran agar jangan ada yang merasa paling berjasa dalam proses pemekaran wilayah ini," jelasnya.

Perwakilan Tim Presidum Pemakaran Kabupaten Brebes Selatan Rozikin mengatakan, persetujuan DPRD terhadap pemekaran Brebes Selatan itu sebagai langkah awal di tingkat kabupaten. Proses pemekaran harus dikawal hingga provinsi dan pusat.


 


(SUR)