8 Ormas di Yogyakarta Diduga Menyimpang dari Pancasila

Patricia Vicka    •    Jumat, 14 Jul 2017 18:37 WIB
perppu pembubaran ormas
8 Ormas di Yogyakarta Diduga Menyimpang dari Pancasila
Kepala Badan Kesbangpol DIY Agung Supriyono --MTVN/Vicka--

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY segera menganalisis dan mencari organisasi massa yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang. Tindakan itu dilakukan usai Presiden Jokowi meneken Perppu Soal Ormas. Berdasarkan pantauan di lapangan, Kesbangpol mengendus ada delapan ormas yang diduga bertentangan dengan Pancasila.

Kepala Badan Kesbangpol DIY Agung Supriyono mengatakan, kedelapan ormas itu bergerak di beragam bidang, bukan hanya bergerak di bidang keagamaan. "Mereka (ormas yang diduga bertentangan dengan Pancasila) beragam. Ada ekonomi juga dan sosial. Kebanyakan ormas itu berasal dari luar DIY, tapi berkegiatan di DIY," ujar Agung yang enggan menyebutkan nama-nama Ormas di kantornya di Jalan Jendral Sudirman Yogyakarta, Jumat 14 Juli 2017.

Pihaknya mengetahui delapan ormas itu berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat serta media massa. Namun Kesbangpol tak mau gegabah untuk melarang kegiatan ormas tersebut.

Kesbangpol DIY berkoordinasi bersama kepolisian, Dinas terkait serta Kemenag Kanwil DIY untuk memverifikasi seluruh ormas yang berkegiatan di DIY. Agung melanjutkan, pihaknya turut menerjunkan jajarannya untuk melacak dan memantau ormas serta pihak-pihak di dalam ormas yang kerap melakukan kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-undang.

"Kami akan cari informasi siapa ormas yang kegiatannya tidak berlandaskan Pancasila? Siapa pelakunya?" tegasnya. 

JIka terbukti kedelapan ormas tersebut bertentangan dengan Pancasila, pihaknya akan mengirimkan hasil verifikasi ke Gubernur DIY dan Pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan melakukan pembubaran. 

"Ketika ada perintah pembubaran dari Pemerintah pusat, maka kami langsung berkordinasi dengan aparat untuk menghimbau dan meminta penghentian kegiatan ormas-ormas tersebut," pungkas Agung.

Hingga Februari 2017 ada 799 Ormas yang sudah tercatat di Kesbangpol DIY. 


(ALB)