Bandara Adi Soemarmo Siap Tampung Pengalihan Penerbangan

Pythag Kurniati    •    Selasa, 26 Sep 2017 17:48 WIB
erupsi gunung agung
Bandara Adi Soemarmo Siap Tampung Pengalihan Penerbangan
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

Metrotvnews.com, Boyolali: Bandara Adi Soemarmo siap menampung pengalihan penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai. Penghentian aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai rencananya bakal dilakukan jika abu vulkanik terdeteksi.

"Kami siap menerima pelimpahan penerbangan," kata Humas Angkasa Pura Bandara Adi Soemarmo Solo Danardewi saat dihubungi Metrotvnews.com, Selasa, 26 September 2017.

Danardewi menambahkan, Bandara Adi Soemarmo direncanakan menerima 30 slot penerbangan. Jumlah tersebut paling banyak bila dibandingkan dua bandara penerima pengalihan penerbangan lainnya, yakni Bandara Internasional Juanda Surabaya dan Bandara Internasional Lombok.

"Kami tetap siap menerima 30 slot penerbangan selama jam operasi bandara. Yakni pukul 06.00 WIB hingga 24.00 WIB," urai Danardewi.

Menurutnya, 30 slot disesuaikan dengan kondisi bandara yang masih relatif longgar. Pihaknya akan mengakomodasi pengalihan penerbangan menyesuaikan dengan jadwal penerbangan reguler yang sudah ada.

Dia juga menambahkan, jadwal pengalihan penerbangan juga bakal disesuaikan dengan penerbangan haji yang masih beroperasi hingga 6 Oktober 2017. Penerbangan itu mengangkut jemaah haji Jawa Tengah DIY yang kembali ke Tanah Air.

"Untuk haji rata-rata ada tiga kali penerbangan datang setiap hari," urainya. 

Meski demikian, pihaknya memastikan tak ada penambahan personel yang bertugas di lapangan. "Personel tetap, tidak ada tambahan," imbuh dia.

Sebelumnya, Corporate Secretary Angkasa Pura I Israwadi mengemukakan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait menindaklanjuti kondisi Gunung Agung. Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali akan menyiapkan sejumlah langkah. Salah satu langkah yakni menghentikan penerbangan bila abu vulkanik terdeteksi.

Penerbangan, rencananya bakal dialihkan ke bandara lain seperti Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional Lombok dan Bandara Adi Soemarmo Boyolali.


(ALB)