Polres Tegal Bagi-bagi Tips agar Pelajar tak Kena Tilang

Kuntoro Tayubi    •    Minggu, 27 Nov 2016 18:50 WIB
lalu lintas
Polres Tegal Bagi-bagi Tips agar Pelajar tak Kena Tilang
Kanit Dikyasa Polres Tegal, Ipda Slamet Ibnu Akbar, memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada para pelajar SMK NU Slawi, Tegal, MTVN - Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Tegal: Berbagai cara untuk menghindari atau bebas dari tilangan polisi saat ada razia kendaraan. Caranya sangat mudah dan dipastikan dapat dilakukan oleh para pengendara sepeda motor roda dua.

Hal ini diungkapkan Kanit Dikyasa Polres Tegal, Ipda Slamet Ibnu Akbar, saat memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas di SMK Nahdlatul Ulama (NU) Slawi. Menurut perwira polisi ini, untuk menghindari dan bebas dari tilang adalah selalu membawa surat kelengkapan berkendara.

Misalnya, Surat Ijin Mengemudi (SIM) C bagi pengendara sepeda motor roda dua, dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang masih berlaku. Kemudian gunakan helm berstandar SNI untuk melindungi pengendara jika terjadi kecelakaan. Jika membawa barang atau penumpang, harus sesuai dengan kapasitas.

"Untuk sepeda motor matic, maksimal 150 kilogram. Sedangkan motor sport, 160 kilogram. Jangan sampai kelebihan kapasitas, karena pengendara bisa kehilangan keseimbangan," ujarnya seperti yang ditulis Metrotvnews.com, Minggu (27/11/2016).

Selain itu, lanjut dia, hindari memodifikasi bentuk sepeda motor. Sebab, setang, spion, knalpot, lampu, atau ban, sudah melalui proses uji coba dan perhitungan yang matang. Maka, jika ada knalpot motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi, terpaksa akan ditilang. Begitu pula dengan spion. Jika motor tidak dilengkapi dengan dua spion (kanan-kiri), maka akan dihadiahi surat tilang.

"Khususnya bagi pelajar supaya mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jangan melanggar karena bisa kena tilang," ucapnya.

Dia juga menghimbau kepada pengendara wanita supaya tidak memakai rok panjang saat mengemudi. Rok panjang yang berkibar, berisiko tersangkut di rantai dan menyebabkan kecelakaan. Termasuk dengan sepatu yang berhak tinggi. Gunakan sepatu ringan supaya tidak membahayakan.

"Bagi pelajar yang usianya sudah 16 tahun supaya secepatnya membuat SIM C," imbuhnya.


(RRN)