Gegana Yogya Pecahkan Kaca Mobil Mogok

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 02 Nov 2016 16:53 WIB
bom meledak
Gegana Yogya Pecahkan Kaca Mobil Mogok
Anggota Tim Gegana Polda DIY memecahkan kaca mobil setelah sebuah robot pendeteksi bom memeriksa kendaraan yang terparkir di Jalan Parangtritis, Bantul, DIY, Rabu (2/11/2016). (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Bantul: Tim Gegana Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mencurigai mobil yang terparkir di pinggir Jalan Parangtritis Km 11 Bantul. Polisi mengerahkan alat deteksi bom untuk memeriksa mobil itu, Rabu, 2 November.

Menurut polisi, mobil telah terparkir di situ sejak Senin (31/10/2016) atau sehari sebelum bom paku meledak di Desa Sumber Karangnongko, Kecamatan Jetis. Lokasi parkir mobil dan ledakan bom sekira tiga kilometer.

Baca: Kronologi Meledaknya Bom Paku di Bantul

"Kita ambil kemungkinan, walaupun belum tentu berkaitan dengan ledakan (bom)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo.

Aparat kepolisian pun mensterilkan lokasi. Garis polisi dipasang di sekitar mobil abu-abu bernopol AD 9173 SD itu. Robot MK 3 dioperasikan untuk mendeteksi keberadaan bom di mobil jenis MPV tersebut.

Menyusul kemudian anggota Gegana dengan pakaian pengaman khusus, ikut mendekati mobil. Posisi berada di samping mobil, anggota tim gegana kemudian memecah kaca pintu kanan mobil tersebut.

Baca: Tim Labfor akan Autopsi Bangkai Kerbau Penginjak Bom

Keberadaan tim penjinak bom itu menarik perhatian warga. Lalu lintas sempat macet. Tiba-tiba, seorang lelaki berkaus kuning beteriak. 

"Itu mobil saya. Mobil itu mogok kemarin," katanya membelah kerumunan warga.


Nanang Purwadi, warga Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, pemilik mobil yang kaca mobilnya dipecahkan Gegana Polda DIY.

Telanjur memecahkan kaca, seorang anggota tim Gegana itu diminta menjauh dari mobil. Sementara itu, lelaki tersebut dibawa sejumlah aparat ke sebuah rumah warga.

Di dalam ruangan, lelaki tersebut menunjukkan identitas dan surat-surat bukti kepemilikan mobil. "Ini ondredilnya," kata lelaki yang mengaku bernama Nanang Purwadi, warga Gemolong, Sragen, Jawa Tengah.

Baca: Penanganan Bom Bantul Libatkan Densus 88

Setelah identitas jelas, polisi mendampingi Nanang membuka mobil. Polisi sempat memeriksa seluruh isi mobil itu.

Nanang sempat menceritakan kalau mobilnya dipinjam temannya untuk berwisata di Pantai Parangtritis, Bantul, pada Senin (31/10/2016). Lantaran mogok, mobil tersebut kemudian ditinggal. "Koplingnya bermasalah," ujarnya.

Usai insiden itu, mobil Nanang kemudian ditarik dan hendak dibawa ke Polres Bantul. Pihak kepolisian bakal memperbaiki kerusakan yang telah ditimbulkan.


(SAN)