Penanganan Bom Bantul Libatkan Densus 88

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 02 Nov 2016 15:49 WIB
bom meledak
Penanganan Bom Bantul Libatkan Densus 88
Tim Gegana Polda DIY melakukan olah TKP di sekitar lokasi ledakan bom. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Bantul: Polisi Yogyakarta menyatakan bom paku yang meledak di Kabupaten Bantul, merupakan bagian dari teror. Densus 88 Antiteror bakal dilibatkan dalam penanganan kasus ini.

"Ini (bom di Bantul) merupakan kategori teror. Tapi tidak bisa kita simpulkan ini aksi terorisme murni atau bukan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo di Bantul, Rabu (2/11/2016).

Baca: Material Pembuat Bom Ditemukan di Lokasi Bom Paku Bantul

Anggaito mengungkapkan pelibatan Densus 88 dan Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah merupakan bagian dari prosedur penanganan. Mengingat, suara ledakan terdengar lebih dari satu kilometer dan menggetarkan sekitar area ledakan.

"Tapi menurut ahli, ledakan yang terjadi adalah kategori low explosive (daya ledak rendah)," tambahnya.

Baca: Tim Labfor akan Autopsi Bangkai Kerbau Penginjak Bom

Bom meledak usai diinjak seekor kerbau di Desa Sumber Karangnongko, Kecamatan Jetis, Bantul, Selasa (1/11/2016). Akibatnya, kerbau mengalami luka terkena paku dan sejumlah logam. Polisi menduga itu merupakan bom rakitan.


(SAN)