Cilacap Dilanda Banjir Akibat Hujam Ekstrem

Antara    •    Sabtu, 07 Oct 2017 11:36 WIB
bencana banjir
Cilacap Dilanda Banjir Akibat Hujam Ekstrem
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Metrotvnews.com, Cilacap: Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi, 7 Oktober 2017. Banjir terjadi akibat hujan ekstrem.

Desa yang terdampak antara lain Desa Kawunganten dan Kalijeruk, Kecamatan Kawunganten, dan beberapa wilayah di kota Cilacap seperti Perumahan Ketapang, Jalan Sutomo, Jalan Kendeng, dan sebagian Kecamatan Cilacap Selatan.

Tinggi genangan air di Desa Kalijeruk dilaporkan telah mencapai di atas 50 centimeter sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap menyiagakan perahu karet untuk mendistribusikan bantuan dan evakuasi warga.

Cuaca ekstrem ini terjadi karena beberapa wilayah di Nusantara telah memasukai musim hujan. Curah hujan di kawasan Cilacap pun tercatat sangat tinggi.

"Curah hujan harian di Stasiun Meteorologi Cilacap hingga pukul 07.00 WIB tercatat mencapai 171,6 milimeter. Kondisi tersebut sudah termasuk kategori hujan ekstrem karena mencapai di atas 150 milimeter per hari," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Teguh Wardoyo.

Bahkan, kata dia, curah hujan harian di Bandara Tunggul Wulung, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, pada Sabtu pagi tercatat mencapai 298 milimeter. Ia memrakirakan hujan masih akan mengguyur Cilacap hingga menjelang siang hari.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap dampak hujan ekstrem tersebut. Kami akan segera informasikan jika ada perkembangan," katanya.

Sebagian wilayah Cilacap, khususnya Kecamatan Cilacap Selatan, sudah memasuki awal musim hujan pada dasarian (10 hari) pertama bulan Oktober, hujan yang terjadi sejak Jumat malam hingga Sabtu juga dipengaruhi oleh munculnya daerah pusat tekanan rendah.


(SUR)