Pembahasan APBD 2018 DIY Terancam Molor

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 06 Oct 2017 16:16 WIB
apbd
Pembahasan APBD 2018 DIY Terancam Molor
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto -- MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pelantikan gubernur dan wakil gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta belum ada kejelasan hingga kini. Jika pelantikan dilakukan setelah 10 Oktober 2017, maka pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 berpotensi molor.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan, pihaknya sedang berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait pelantikan. Ia berharap, pelantikan bisa dilakukan pada 10 Oktober 2017.

"Ini untuk menyelamatkan pembahasan APBD 2018 dan RAPBD 2017 perubahan," kata Eko di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Jumat 6 Oktober 2017.

Jika pelantikan tepat waktu, lanjut Eko, pembahasan APBD tak akan terganggu sama sekali. Sebaliknya, jika pelantikan mundur, maka pembahasan APBD 2018 dan RAPBD 2017 Perubahan bisa tertunda.

"Yang rugi siapa? Rakyat, karena (pembahasan) dibatasi waktu. November harus sudah disahkan, lalu diserahkan Mendagri," tuturnya.

Sementara itu, berembus kabar jika pelantikan gubernur dan wakil gubernur DIY bakal digelar pada 16 Oktober 2017 di DKI Jakarta. Namun, untuk kepastiannya tetap harus menunggu surat pelantikan dari Presiden Joko Widodo.

Eko berharap, pelantikan kepala daerah yang sudah dilakukan penetapan oleh DPRD DIY tetap bisa dilakukan pada 10 Oktober mendatang. "Tempatnya di mana pun tidak masalah. Kita masih berjuang soal waktu. Kalau mundur, kita ikuti saja mekamisme sesuai undang-undang," ucapnya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku, belum mengetahui kapan pelantikan dilakukan. Menurutnya, kalau pelantikan tidak dilakukan pada 10 Oktober 2017, semestinya Departemen Dalam Negeri mengeluarkan surat perpanjangan.

"Harapannya tetap 10 Oktober. Tapi, keputusan tetap ada di Presiden," pungkasnya.


(NIN)