Program Kartu Tani Jateng Belum Sentuh Jepara

Rhobi Shani    •    Jumat, 27 Oct 2017 13:15 WIB
kartu tani
Program Kartu Tani Jateng Belum Sentuh Jepara
Ilustrasi. MTVN/Syahmaidar

Metrotvnews.com, Jepara: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah meluncurkan Kartu Tani sejak 2015. Kartu Tani diluncurkan di 15 kabupaten pada 2016, dan 12 kabupaten lain pada 2017. Namun, Jepara belum tersentuh program kartu pintar bagi petani ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara  Achid Setiawan tak berani memastikan kapan Kartu Tani akan didistribusikan. Pemkab hanya bertugas mendata petani.

“Yang melaksanakan (mendistribuksikan) pemerintah provinsi, kami hanya mendata saja,” ujar Achid, Jumat 27 Oktober 2017.

(Baca: Pemerintah Siapkan Payung Hukum untuk Kartu Tani)

Program Kartu Tani, kata dia, mungkin baru bisa dinikmati petani di Bumi Kartini akhir 2017 atau awal 2018. Achid tak bisa mengungkap detail alasan Jepara belum menerima jatah Kartu Tani.

“Mungkin ada evaluasi tertentu pada penggunaan kartu tersebut di beberapa wilayah di Jateng,” kata Achid.


Membantu petani

Kartu Tani dapat berfungsi sebagai pembelian pupuk bersubsidi. Dengan kartu tersebut, petani dapat menebus pupuk melalui sistem gesek pada alat EDC (electronic data capture).

Di samping itu, alat ini juga dapat digunakan untuk melakukan transaksi jual beli hasil panen yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI) Jateng.

“Sepertinya akan menguntungkan (bagi petani). Namun kalau benar-benar online itu kan hal yang baru. Untuk itu kami sudah melakukan sosialisasi sejak pertama kali kita mendata petani,” beber Achid.

Meskipun Jepara termasuk kabupaten yang belum melaksanakan program kartu tani, Achid tak mempermasalahkannya. Pasalnya, pihaknya dapat belajar dari hambatan-hambatan yang dihadapi daerah lain yang sudah mengaplikasikan kartu tani.

“Hambatan-hambatan yang kemarin sempat terjadi (di daerah lain), mudah-mudahan telah diperbaiki, sehingga hal itu menguntungkan bagi kami yang belum melaksanakannya,” ungkap Achid.

Data di DKPP menyebutkan, jumlah kelompok tani di Jepara sebanyak 1.100. Setiap kelompok tani memiliki anggota yang bervariasi, mulai dari 50 sampai 200 orang.

 
(SUR)