Minim Anggaran, Penggantian Lampu Jalan di Jepara tak Merata

Rhobi Shani    •    Senin, 19 Sep 2016 11:07 WIB
lampu jalan
Minim Anggaran, Penggantian Lampu Jalan di Jepara tak Merata
Besi bekas tiang lampu teronggok di halaman Dinas Bina Marga, Pengairan dan ESDM Jepara. (Metrotvnews.com/ Rhobi Shani)

Metrotvnews.com, Jepara: Minimnya anggaran penerangan jalan membuat sejumlah ruas jalan utama di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah gelap. Program penambahan dan pergantian lampu penerangan jalan umum (PJU) hanya difokuskan di lajur menuju wilayah perkotaan.

Kepala Bidang (Kabid) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Dinas Bina Marga ESDM Jepara Ngadimin menyampaikan, lampu lama jenis SON-T di sejumlah ruas jalan menuju kawasan kota diganti dengan jenis LED. Sementara, ruas jalan yang masih minim penerangan akan dipasang lampu SON-T bekas.

“Anggarannya terbatas, kami fokus di jalur utama yang ramai,” ujar Ngadimin, Senin (18/9/2016).

Pergantian PJU ini sebagai upaya penghematan energi. Pasalnya, lampu LED dinilai lebih hemat energi 4-5 persen jika dibanding dengan lampu SON-T. Jika menggunakan lampu LED hanya butuh 90 watt. Sementara, jika menggunakan lampu SON-T butuh 150 watt.

“Dengan penghematan energi itu, maka anggaran untuk pembayaran rekening bulanan PJU juga lebih kecil,” kata Ngadimin.

Hingga jelang akhir tahun, pihaknya akan mengganti 541 PJU yang tersebar di 34 ruas jalan dalam kota. Seperti di Jalan KM Sukri, Dr Wahidin, Suprapto, Cik Lanang, Veteran, dan KH Fauzan. Serta ruas jalan menuju pelabuhan dan objek wisata Pantai Bandengan. Lampu lama akan dipasang di kawasan pinggiran.

“Rencana itu sudah kami ajukan di APBD Perubahan 2016. Anggarannya sebesar Rp1 miliar,” kata Ngadimin.

Anggaran tersebut, Ngadimin menandaskan, hanya untuk mengganti lampu. Tidak termasuk tiang lampu. “Jadi lampu baru yang dipasang jumlahnya sama dengan lampu lama,” ucap Ngadimin.


(SAN)