Rutan Solo Tak Ubah Aturan Pengunjung Pascaricuh

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 12 Jan 2019 12:55 WIB
tahanan napikerusuhan penjara
Rutan Solo Tak Ubah Aturan Pengunjung Pascaricuh
Kondisi rutan Surakarta pascakeributan yang terjadi pada Kamis, 10 Januari 2019, lalu. Medcom.id/Pythag Kurniati

Solo: Keributan terjadi beberapa waktu lalu di Rutan Kelas I Solo antara pengunjung dengan warga binaan. Rutan tidak mengubah aturan pengunjung karena kejadian tersebut.

Kepala Rutan Kelas I Solo M Ulin Nuha mengatakan pengunjung tetap boleh menjenguk seperti biasa. "Satu warga binaan maksimal dikunjungi lima orang," katanya, Sabtu, 12 Januari 2019.

Lama waktu besuk pun tak diubah, maksimal 30 menit. Kunjungan dipusatkan dalam satu tempat, yakni di ruang aula.

Meski aturan pengunjung tak diubah, Ulin menegaskan akan meningkatkan pengamanan ketika jam besuk. "Jumlah aparat pengaman kita tambah saat jam besuk," ujar dia.

Baca: Tahanan di Rutan Solo Ricuh

Pihaknya sudah menerapkan aturan pengunjung sesuai prosedur. Pengunjung akan melewati beberapa penyaringan sebelum bisa masuk menemui warga binaan.

"Tas harus dititipkan. Barang bawaan pun harus melalui x-ray. Ini agar tidak ada barang terlarang masuk ke dalam rutan," tutupnya.

Kericuhan antara pembesuk dan tahanan rutan terjadi pada Kamis, 10 Januari 2019. Kericuhan tersebut sempat diwarnai saling lempar batu dan kontak fisik.

Kericuhan dipicu kesalahpahaman. Guna menjaga kondusifitas, belasan tahanan Rutan Solo pun akhirnya dipindahkan ke lapas lainnya.

 


(SUR)