Warga Tiga Desa di Kendal Bergantung pada Sumur Desa

Iswahyudi    •    Kamis, 28 Sep 2017 17:32 WIB
kemarau dan kekeringan
Warga Tiga Desa di Kendal Bergantung pada Sumur Desa
Ilustrasi -- MTVN/Iswahyudi

Metrotvnews.com, Kendal: Warga Desa Wonosari, Kecamatan Petebon, Kendal, Jawa Tengah, harus merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan air bersih. Setiap dua hari sekali, mereka membeli air bersih dari sumur milik desa.

"Satu jeriken air kapasitas 20 liter dihargai Rp500. Jika mau diantar sampai rumah, harganya jadi Rp3 ribu per jeriken," kata Imam, warga  Desa Wonosari, Kamis 28 September 2017.

Menurut Imam, air bersih tersebut hanya untuk keperluan minum dan masak. Sedangkan untuk mandi dan mencuci, warga memanfaatkan air sumur yang rasanya asin.

(Baca: Tiga Desa di Kendal Mulai Krisis Air Bersih)

Imam menuturkan, sudah tiga bulan dirinya dan warga lain kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka sangat mengharapkan bantuan air bersih yang datangnya tak tentu.

Warga Desa Bangunsari dan Kartika Jaya di Kecamatan Patebon juga bergantung pada sumur desa untuk kebutuhan air bersih. Mereka harus menempuh jarak hingga 2 kilometer demi mendapatkan air bersih.

Namun, sumur yang dikelola desa tersebut tidak setiap saat melayani warga. Hanya dua kali sehari sumur dibuka, yakni pada pagi dan siang hari.


(NIN)