Naik Gunung Jadi Pelarian Jokowi Semasa Jomblo

Patricia Vicka    •    Selasa, 19 Dec 2017 18:22 WIB
presiden jokowi
Naik Gunung Jadi Pelarian Jokowi Semasa Jomblo
Jokowi dan teman-teman seangkatannya di Yogyakarta, Selasa, 19 Desember 2017. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Yogyakarta: Banyak kenangan manis terekam dalam memori teman-teman seangkatan Presiden Jokowi. Salah satunya soal hobi Jokowi naik gunung. Memori manis ini terucap usai Jokowi mengunjungi Fakultas Kehutanan UGM.

Salah seorang teman sepermainan Jokowi, Bambang Supriambodo, 57, mengatakan selama jadi mahasiswa Jokowi gemar naik gunung dan blusukan ke alam. Namun itu semua cuma kedok.

Jokowi, dan rekan-rekan senasib, naik gunung untuk mengisi masa jomblo (singel). Bahkan Bambang blak-blakan, Jokowi tidak punya pacar hampir selama kuliah.

"Kami sama-sama jomblo. Karena di angkatan kami yang cewek hanya delapan, cowoknya 80. Kami sama-sama hobinya naik gunung," tutur Bambang diiringi tawa lepas usai menghadiri nostalgia bersama Presiden Jokowi di Yogyakarta, Rabu, 19 Desember 2017.


Foto lawas Presiden Joko Widodo bersama teman kuliahnya dalam sebuah perjalanan yang dipamerkan dalam Dies Natalis UGM. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka


Hampir semua gunung di Jawa sudah disinggahi bersama Jokowi. Mereka juga kerap naik gunung di luar pulau Jawa. Biarpun berbadan kurus, Bambang mengaku Jokowi sosok yang energik dan kuat. Politikus PDIP ini selalu terdepan dan mencapai puncak terlebih dahulu dibandingkan teman-temannya.

Bahkan saat menempuh medan Gunung Kerinci, Sumatra Barat, yang terkenal sulit pun, Jokowi paling dahulu sampai di puncak. Padahal, untuk bisa sampai puncak, mereka harus menempuh perjalanan panjang dari Yogyakarta dengan menumpang bus Damri.

"Pokoknya energik banget dan hampir enggak kehabisan tenaga," katanya.

(Baca: Jokowi Pamer Foto Era 80an saat Kuliah di UGM)

Sebagai anak alam, Jokowi, di mata Bambang sangat cinta dan melindungi alam. Jokowi kerap melarang dan menasehati teman-temannya untuk tidak buang sampah sembarangan saat naik gunung. Ia juga selalu melarang teman-temannya memetik bunga Edelweis di puncak gunung sebagai oleh-oleh.

"Dia bilang biarin saja di puncak gunung (bunga Edelweis) biar tetap abadi. Kalau dipetikin cuma jadi sampah saja kan sayang," tutur pria yang kini menjabat sebagai Dewan Komisaris Pupuk Kaltim ini sambil terkekeh.

Walaupun jomblo dan sederhana, namun menurutnya penampilan Jokowi tetap trendi dan gaul. Jokowi juga gemar bermain gitar dan mendengarkan musim keras.

"Dia juga rajin kuliah dan jarang bolos. Anaknya disiplin dan ngemong teman-temannya. Mungkin karena dia anak sulung dan punya banyak adik, dia jadi panutan di rumahnya," pungkas Bambang.


Foto lawas Presiden Joko Widodo bersama teman kuliahnya yang dipamerkan dalam Dies Natalis UGM. Foto: Medcom.id/Patricia Vicka

Jokowi nostalgia ke gedung almamaternya usai menjadi pembicara di kuliah Umum Dies Natalis UGM, Rabu 19 Desember 2017. Saat memberi kata sambutan, Jokowi sempat menyinggung masa mudanya sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan yang gemar memakai celana cutbray dan berambut gondrong.

(Klik: Jokowi dan Kekompakan Teman Angkatan '80)


(SUR)