SD di Kulon Progo Terancam Tertimbun Longsor

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 20 Oct 2017 11:34 WIB
tanah longsor
SD di Kulon Progo Terancam Tertimbun Longsor
Retakan tanah di bagian bagian atas SD Negeri Sukomoyo Kulon Progo. Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Kulon Progo: SD Negeri Sukomoyo, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, DI Yogyakarta terancam tertimbun tanah longsor. Tanah di bagian atas bangunan sekolah retak usai diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir dan bia terban kapan saja.

Guru SD Negeri Sukomoyo, Sarija, menyebut talut di dekat sekolah hampir amblas akibat intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir. Setidaknya, ada dua titik jalur air yang tampak sekaligus menjadi retakan tanah. Retakan itu memiliki panjang 50 meter dan kedalaman sekitar 50 sentimeter.

Sarija menduga, retakan tanah itu muncul akibat saluran drainase di sekitarnya tak berfungsi normal karena tertutup material batu dan pasir. Akibatnya, saat kondisi hujan air meluap ke jalan.

"Materialnya dari proyek pembangunan jalan di bagian atas. Saluran drainase yang tidak berfungsi ini membuat air mengalir dan menggerus sekitar talut," ujar Sarija saat ditemui, Jumat 20 Oktober 2017.

Tanah retak di bagian atas itu mengancam sejumlah bangunan sekolah, termasuk musala sekolah. Sarija juga menjelaskan air hujan yang biasanya menggenangi bangunan sekolah juga mengancam timbulnya retakan tanah di sisi lain area bangunan sekolah

"Harapan kami ada upaya segera untuk memperbaiki saluran drainase di jalur jalan kabupaten itu," ungkap Sarija.

Siswa di SD Sukomoyo juga tak lepas dari rasa khawatir jika sewaktu-waktu longsor. Salah satu titik tanah retak berdekatan dengan bangunan kelas tempat belajar sekitar 130 siswa.

"Pernah ada batu besar berbawa aliran air, kami di kelas jadi kaget. Malah jadi takut," ujar Fadila Dini, siswa kelas VI SD Negeri Sukomoyo.

Muhammad Jian Noval, siswa SD Negeri Sukomoyo, juga merasa khawatir dengan ancaman tanah terban. Dia berharapa penyebab tanah retak segera diatasi. Ia tak ingin sekolah jadi terganggu.


(SUR)