Warga Yogya Ikut Demo, Sultan: Itu kan Urusan Jakarta

Patricia Vicka    •    Kamis, 03 Nov 2016 14:13 WIB
unjuk rasa
Warga Yogya Ikut Demo, Sultan: Itu kan Urusan Jakarta
Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X (kedua kiri) bersama istrinya GKR Hemas (kiri) dan Paku Alam X (kedua kanan). (Ant/Andreas Fitri Atmoko)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memerintahkan warganya tidak mengikuti demo 4 November.

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu bilang, warga Yogya tak punya kepentingan dalam Pilkada DKI Jakarta. Karenanya, warga tak perlu terhasut segala isu dalam keributan pilkada.

"Itu, kan, urusan Jakarta. Kita, kan, enggak ikut nyoblos. Ya bukan urusan kita," tegasnya usai menghadiri pembentukan Satgas Waspada Investasi di Hotel Royal Ambarukkmo Yogyakarta, Kamis (3/11/2016). 

Baca: Dugaan Penistaan Agama, Habib Rizieq Hari Ini Diperiksa Bareskrim

Ia juga menghimbau warga tidak mudah terhasut dengan pihak-pihak yang ingin membuat keributan dalam pilkada. Ia menekankan pentingnya menjaga kedamaian dalam pelaksanaan pilkada, terutama pilkada di Yogyakarta dan Kulon Progo. 

"Jangan sampai anarkislah. Pilkada harus damai," tegasnya. 

Patut diketahui, beberapa ormas keagamanan di DIY berencana pergi ke Jakarta untuk bergabung dalam unjuk rasa di Jakarta. Salah satunya kader Muhammadiyah.

Baca: Ahok Bantah Nistakan Surat Al Maidah

Ketua I Pengurus Muhammadiyah Yogyakarta Aris Madani mengakui ada sekitar 100 kadernya yang akan pergi ke Jakarta. Namun, kepergian mereka bukan atas imbauan pengurus.

Ia menegaskan pihaknya telah melarang para kadernya membawa atribut Muhammadiyah saat berdemo esok.


(SAN)