Harga Pakan Memicu Kenaikan Harga Daging Ayam

Rhobi Shani    •    Selasa, 24 Jul 2018 11:10 WIB
harga ayam mahalharga ayam
Harga Pakan Memicu Kenaikan Harga Daging Ayam
Ilustrasi. (Rhobi Shani)

Kudus: Harga daging ayam di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami fluktuasi. Pekan lalu, harga daging ayam di Kota Kretek mencapai Rp40 ribu per kilogram. Awal pekan ini harga daging ayam turun menjadi Rp37 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Fasilitas Perdagangan dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Imam Prayitno, mengatakan harga daging ayam masih normal saat ini. Meski, pasokan daging ayam dari peternak masih kurang.

“Produksi ayam pedaging setiap hari di atas 100 ton, kebutuhan di Kudus sekitar 15 ton. Tapi, karena Kudus sebagai sentra ayam pedaging, jadi banyak yang dari luar daerah ambil di sini sehingga untuk Kudus sendiri saat ini masih kurang,” terang Imam, Selasa, 24   Juli 2018.

Imam mengungkapkan beberapa faktor penyebab naiknya harga daging ayam, yakni lantaran harga bibit ayam (Day Old Chiken) mengalami kenaikan. Selain itu, harga pakan juga naik seiring menguatnya nilai tukur rupiah terhadap dolar.

“Sebanyak 30 persen pakan ayam masih impor. Per kilogram naik sekitar Rp400,” kata Imam.

Akibat tak stabilnya harga daging ayam, sejumlah pedagang memilih mengurangi jumlah dagangan. Asmah, pedagang daging ayam di Pasar Bitingan, terpaksa mengurangi jumlah dagangan. 

Asmah khawatir dagangan daging ayam tak laku. Sebab, harga daging ayam terus naik. Saat ini, Asmah menjual daging ayam Rp38 ribu per kilogram.

“Sekarang sehari paling hanya jual 25 ekor ayam. Sebelumnya bisa jual 30 ekor,” kata Asmah.

Pedagang daging ayam lainnya, Yayuk Sulistiyowati, menambahkan kenaikan harga daging ayam berimbas pada konsumsi daging rumah tangga. Daya beli masyarakat menurun seiring naiknya harga daging ayam.

“Mau Lebaran harganya naik, tapi setelah itu turun. Tapi harganya terus naik lagi sampai sekarang,” tandas Yayuk.


(LDS)