Cerita saat Hari Besuk Keluarga di Rutan Jepara

Rhobi Shani    •    Senin, 06 Aug 2018 15:24 WIB
lembaga pemasyarakatan
Cerita saat Hari Besuk Keluarga di Rutan Jepara
Keluarga yang hendak membesuk anggota keluarga diberi kesempatan berkumpul bersama di aula Rutan. Medcom.id/Rhobi Shani

Jepara: Suasana berbeda di aula rumah tahanan (Rutan) Kelas II Jepara, Jawa Tengah, hari ini, Minggu, 5 Agustus 2018. Biasanya keluarga narapidana dan tahanan yang hendak membesuk anggota keluarga harus bergantian bertemu di ruang besuk. Tapi tidak untuk hari Minggu, 5 Agustus 2018, pekan lalu.

Keluarga yang hendak membesuk anggota keluarga diberi kesempatan berkumpul bersama di aula Rutan. Karena pengelola rutan menggelar hari besuk keluarga. Semestinya, Rutan Jepara tidak menerima kunjungan besuk pada Minggu. Jadwal besuk hanya berlaku setiap Senin sampai Jumat, mulai pukul 09.00 sampai 13.00 WIB.

Kepala Rutan Jepara, Slamet Wiryono menyampaikan, pihaknya sengaja membuka jadwal besuk pada Minggu. Dia ingin narapidana dan tahanan bertemu dengan anggota keluarga. Terutama anak-anak yang jarang bisa bertemu dengan keluarga mereka karena waktu yang selalu bentrok dengan waktu sekolah.

"Kami ingin memberi kesempatan anak-anak narapidan dan tahanan bertemu dengan orang tuanya. Kalau hari Minggu anak-anak libur sekolah," ujar Slamet.

Keluarga dan narapidan atau tahanan bisa bertemu di aula. Ini dilakukan warga binaan dapat bertemu anak-anaknya dengan leluasa tanpa sekat.

Suasana haru bercampur bahagia dalam pertemuan narapidana dengan anak-anaknya. Tak sedikit narapidana dan tahanan yang meneteskan airmata saat dikunjungi anak-anaknya. Luapan rasa rindu dan kasih sayang dicurahkan.

"Program besuk keluarga ini akan kami terapkan berkala. Jadi tidak hari ini saja," kata Slamet.

M Jamal, seorang narapidana mengaku bahagia dapat bertemu dengan anak-anaknya. Pagi ini,  narapidana kasus narkoba itu dikunjungi istri dan dua anaknya. Jamal terakhir bertemu dengan anaknya saat lebaran. Jamal sendiri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena diganjar 4 tahun kurungan penjara subsider 1 bulan.

"Biasanya yang besuk hanya istri. Hari ini anak-anak bisa ikut besuk rasanya senang," kata Jamal.

Perasaan senang juga diungkapkan Mv, salah satu anak narapidana, pada hari libur sekolah ini dia bisa bertemu dengan orang tuanya. Mv yang datang bersama adik dan ibunya makan bersama kedua orang tuanya.

"Senang sekali diberi kemsempatan berkunjung bertemua dengan bapak,” ucap Mv.

 


(SUR)